“Saat mereka datang ke rumah saya, mereka ngasih saya amplop dan rokok, pas saya buka isinya 200 ribu, kemudian pada Senin 23 Mei 2022, saya bersama perwakilan kelompok warga Padang Ratu 2 orang, datang ke situ untuk klarifikasi, tapi saya diintimidasi, ditendang dan diancam oleh oknum anggota TNI yang berada di kantor PT Perkebunan tersebut” tandasnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh kedua perwakilan warga Padang Ratu, Imron dan Sulpian bahwa SWN diintimidasi, ditendang dan diancam akan dibunuh atau dihabisi oleh oknum anggota TNI selaku keamanan PT Perkebunan Nusantara VII.
“Ya betul, SWN diintimidasi, udah itu ditendang, lalu oknum TNI itu mengancam akan menghabisi SWN, kami jadi takut karena melihat kejadian yang arogan di kantor PT Perkebunn Nusantara VII, kalau terjadi apa-apa dengan kami, pihak PTPN VII itu yang tanggung jawab” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak PTPN VII tidak ada tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kejadian tersebut. ***













