Setelah selesai melayani pria itu, korban dijemput oleh pelaku untuk kembali ke kosnya. Sesampainya di kos, pelaku meminta uang bagiannya yang telah memberikan atau mencarikan tamu pria kepada korban sejumlah Rp 200.000.
Mendapat informasi keberadaan pelaku, kemudian pada hari Kamis, 28 Juli 2022 sore, tim Opsnal dan Unit PPA Satreskrim Polres Kepulauan Meranti melakukan Undercover dengan maksud mendatangkan korban KS agar bisa datang ke Hotel F di Pekan Baru.
“Lalu, sekira pukul 20.00 WIB, korban tiba dikamar hotel. Di dalam kamar, tim Opsnal beserta anggota Unit PPA melakukan interogasi terhadap korban, “papar Kapolres.
Korban pun menjelaskan bahwa dia dibawa oleh pelaku SI dan tinggal di kosnya di Jalan Yos sudarso Rumbai, Kota Pekan Baru, dengan maksud dipekerjakan untuk melayani panggilan atau tamu pria melakukan hubungan suami istri (seksual/asusila) dengan menerima imbalan berupa uang yang akan dibagi dua dengan pelaku.
Berdasarkan informasi dari korban, bahwa pelaku sedang berada di kosnya, tim Opsnal dan anggota Unit PPA melakukan pengejaran. Namun pelaku tidak berada di tempat.
Tim kemudian mendapatkan informasi, jika pelaku sudah melarikan diri ke kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Lalu melakukan pengejaran pada Jumat 29 Juli 2022, sekira pukul 01.00 WIB.
Kemudian pada pukul 02.30 WIB, Tim mendapat informasi bahwa pelaku SI sedang berada di salah satu penginapan tidak jauh dari Jam Gadang, Bukit Tinggi.