Scroll untuk baca artikel
LampungLintas Daerah

Seorang Pemuda Punk Asal Lamteng Ditemukan Tewas di Teras Ruko

×

Seorang Pemuda Punk Asal Lamteng Ditemukan Tewas di Teras Ruko

Sebarkan artikel ini

WAWAINEWS – Over dosis minuman keras, seorang pemuda tewas tergeletak di teras Ruko Mitra Jaya, Jum’at (15/4/22) sekitar jam 07.30 WIB.

Seorang pemuda Punk itu diketahui bernama Yogi Fadli Alamsyah (26) warga Dusun Mulyo Katon, Kelurahan Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kasatreskrim Polres Metro, AKP Firmansyah, Jumat, 15 April 2022, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dinyatakan meninggal dunia diduga setelah over dosis minuman keras.

BACA JUGA :  Pesta Miras Berujung Maut di Gowa: Dua Nyawa Melayang, Tetangga Jadi Algojo Gara-Gara Volume Speaker

“Pada Kamis malam, 14 April 2022 sekitar jam 22.00 WIB korban bersama rekan-rekannya yang bernama Erik alias Pacul, warga Wates, Lamteng, dan Kibil pesta minuman keras jenis tuak di lapangan Samber sampai dengan jam 02.00 WIB,” kata dia.

Dia menambahkan, setelah minum, korban bersama rekannya pergi ke Pasar Cendrawasih untuk tidur. Namun, korban dengan Erik alias pacul keluar lagi.

BACA JUGA :  Kapolda : Saya Beri Penghargaan Warga yang Dapat Lumpuhkan Begal

“Mereka keluar lagi ke taman kota dalam posisi mabuk. Setelah itu, pagi hari sekitar jam 07.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” tambahnya.

Kasat menjelaskan, dari hasil olah TKP seorang pemuda itu mengalami over dosis. Kini jasad pemuda punk tersebut dibawa ke RSUD Ahmad Yani Metro guna menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA :  Granat Lampung Timur Diminta Berkoordinasi dengan APH Terkait Tragedi Over Dosis di Tengah Hajatan di Jabung

“Dari hasil olah TKP dugaan awal korban mengalami over dosis dan pecah pembuluh darah. Selanjutkan korban dibawa ke RSUD Ahmad Yani untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, rekan korban yang merupakan geng punk, Malik mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal korban kerap mengeluh sakit asam lambung. (*)