WAWAINEWS – Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanah Nasional (ATR/BPN) Kota Bekasi terus menghidar dan sulit ditemui saat Pokja wartawan ATR BPN ingin bertemu untuk menyampaikan banyaknya keluhan warga kota Bekasi terkait adanya sertifikat ganda serta progres penyelesaian sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang belum jadi ditahun 2017 dan tahun 2020.
“Padahal, berbagai macam cara dan prosedur sudah dilakukan dan ditempuh hanya untuk menemui Kepala Kantor ATR/BPN Kota Bekasi” kata Yanso ketua Pokja Wartawan ATR BPN Bekasi.
Yanso mengungkapkan, untuk ketemu Kepala Kantor sangat sulit dan berbagai cara sudah dilakukan mulai dari dimintai keterangan oleh petugas security hingga mengisi buku tamu yang diketahui oleh petugas security, Selasa (22/11/2022) lalu
“Silahkan bapak isi buku ini, nanti akan saya sampaikan yang dituju,” kata As petugas Security dengan sikap ramahnya kepada para tamu.
Setelah mengisi buku tamu dan Securiti masuk keruangan dan kembali dengan mengatakan, silahkan menghubungi TU terlebih dahulu ucapnya. jelas Yanso, Selasa (29/11/2022).
BACA JUGA: Pejabat BPN Terjaring OTT PTSL, Menteri Hadi Tjahyono : Tidak Ada Ampun, Pecat!
Usai diarahkan ke TU lanjut yanso,TU juga mengarahkan ke bagian sengketa dan diterima staf kasi pengendalian dan penanganan sengketa dan kemudian mencatat apa apa saja yang akan disampaikan saat ketemu dengan Kakan.
“Silahkan bang apa saja yang akan disampaikan saat bertemu dengan kepala kantor nanti ucap salah satu staaf sambil mencatatnya.