Scroll untuk baca artikel
Nasional

“Mutasi Besar 14 Kajati Sekaligus: Bersih-Bersih Kejagung atau Sekadar Rotasi Kursi?”

×

“Mutasi Besar 14 Kajati Sekaligus: Bersih-Bersih Kejagung atau Sekadar Rotasi Kursi?”

Sebarkan artikel ini
Jaksa Agung ST Burhanuddin

JAKARTA — ST Burhanuddin kembali mengocok ulang jajaran elite Korps Adhyaksa. Lewat Surat Keputusan Nomor 488 Tahun 2026, sebanyak 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai wilayah Indonesia resmi dirotasi dari Sumatera, Jawa, Bali hingga Sulawesi.

Langkah besar ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Benar,” ujarnya singkat, Senin (13/4/2026).

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Resmi Jadi Tahanan Salemba, Jadi Tersangka Laptop Rp 10 Juta Bikin Negara Rugi Rp 2 Triliun

Namun di balik kata “benar” yang sederhana, publik menangkap sinyal yang jauh lebih kompleks: ini bukan sekadar mutasi rutin, melainkan pergeseran strategis di tubuh penegak hukum.

Secara formal, mutasi disebut sebagai hal lumrah dalam birokrasi. Tapi ketika 14 posisi strategis diganti dalam satu tarikan napas, wajar jika muncul pertanyaan, ini penyegaran biasa atau upaya “bersih-bersih”?

BACA JUGA :  Bahlil: Angkat Minyak, Angkat Harapan Bisa Jadi Sumber "Uang Tua"

Beberapa posisi kunci mengalami pergeseran signifikan. Muhibuddin dipindah dari Sumatera Barat untuk mengisi kursi panas di Sumatera Utara, menggantikan Harli Siregar yang kini “naik kelas” ke posisi pengawasan internal sebagai Inspektur III.

Sementara di Jawa Timur, tongkat komando beralih dari Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol kepada Abdul Qohar AF, yang sebelumnya menjabat di Sulawesi Tenggara.

Pergerakan ini bukan sekadar rotasi wilayah, tapi juga pergeseran orbit kekuasaan di tubuh Kejaksaan.

BACA JUGA :  Kejagung Setorkan Rp6,6 Triliun Uang Sitaan Korupsi ke Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

Daftar Lengkap 14 Kajati Baru

Berikut nama-nama pejabat yang kini menduduki kursi Kajati:

  • Abdul Qohar AF
  • Sugeng Riyanta
  • Sila Haholongan
  • Riono Budisantoso
  • Sutikno
  • I Dewa Gede Wirajana
  • Muhibuddin
  • Dedie Tri Hariyadi
  • Zullikar Tanjung
  • Teguh Subroto
  • Budi Hartawan Panjaitan
  • Sumurung Pandapotan Simaremare
  • Setiawan Budi Cahyono
  • Saiful Bahri Siregar.***