LAMPUNG – Gempa tektonik berkekuatan 4.6 dan 4.3 magnitudo terjadi di laut, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Rabu (2/12), pukul 20.54 WIB dan 20.55 WIB
Keterangan dari Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Anton Sugiharto, S. Kom, episenter gempa pertama terletak pada koordinat 5.85 LS dan 105.02 BT atau tepatnya 50 km Selatan laut Kabupaten Pesawaran pada kedalaman 10 kilometer.
Untuk gempa kedua, koordinat 5.91 LS dan 104.96 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 56 km Tenggara Pesawaran-Lampung pada kedalaman 1 kilometer.
Hasil analisa BMKG menunjukkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Semangko Timur.
Dampak Gempabumi
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Pringsewu, Pesawaran, Natar dan Bandarlampung dengan Skala Intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Gempabumi Susulan:
Hingga pukul 21:32 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Rekomendasi:
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (RMOL Lampung)