Scroll untuk baca artikel
Politik

PKB Tebar Mobil BAGUNA di Lampung, Muscab Rasa Kampanye

×

PKB Tebar Mobil BAGUNA di Lampung, Muscab Rasa Kampanye

Sebarkan artikel ini
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 15 kabupaten/kota se-Lampung pada 10–11 April 2026. - foto doc ist

LAMPUNG — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 15 kabupaten/kota se-Lampung pada 10–11 April 2026. Agenda yang semestinya menjadi forum konsolidasi internal partai itu tampil dengan kemasan berbeda, dari destinasi wisata hingga pembagian puluhan mobil layanan masyarakat.

Tak sekadar penyegaran kepengurusan, Muscab kali ini juga dibarengi peluncuran 30 unit Mobil BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) untuk 15 DPC PKB di Lampung sebuah langkah yang di satu sisi disebut sebagai pelayanan publik, namun di sisi lain tak lepas dari nuansa penguatan basis politik menjelang kontestasi mendatang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim akrab disapa Nunik mengakui konsep Muscab kali ini memang “dibuat berbeda”. Alih-alih di ruang rapat formal, kegiatan digelar di berbagai destinasi wisata unggulan.

BACA JUGA :  Miliki DPT Lebih 35 Juta Jiwa, Akurasi DPT Kunci Pilgub Jabar Berkualitas

“Kita ingin Muscab ini tidak hanya konsolidasi partai, tapi juga ikut menggerakkan pariwisata daerah,” kata Nunik.

Sejumlah lokasi wisata dipilih sebagai panggung Muscab, mulai dari Pantai Bensam di Pesawaran, Danau Tirta Gangga Sakti Buana di Lampung Tengah, hingga Pantai Sebalang di Lampung Selatan. Pendekatan ini mengusung tema “Kebangkitan UMKM dan Pariwisata Berkelanjutan”, yang diklaim sejalan dengan agenda ekonomi kerakyatan.

Namun sorotan utama justru tertuju pada peluncuran Mobil BAGUNA. Sebanyak 30 unit kendaraan diserahkan ke struktur partai tingkat kabupaten/kota, dengan fungsi yang diklaim multifungsi mulai dari layanan kesehatan darurat hingga kegiatan sosial masyarakat.

BACA JUGA :  Raperda Pesantren Disetujui, Nunik Sujud Syukur Dihadapan Anggota DPRD Lampung

“Bisa untuk antar warga ke rumah sakit, pengajian, bahkan ke sawah saat musim tanam,” ujar Nunik.

Di atas kertas, program ini menyasar kebutuhan riil masyarakat. Tetapi dalam praktik politik, distribusi fasilitas langsung ke basis akar rumput juga kerap dibaca sebagai strategi klasik: mendekatkan partai ke pemilih lewat layanan konkret yang mudah diingat.

PKB sendiri tidak menutup ambisi jangka panjangnya. Hingga 2029, partai ini menargetkan sedikitnya 200 unit Mobil BAGUNA tersebar di seluruh wilayah Lampung.

“Insyaallah sebelum 2029 kita punya 200 unit,” tegas Nunik.

Dalam pelaksanaan Muscab, sejumlah tokoh turut hadir, termasuk perwakilan DPP PKB Anna Mu’awanah serta Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah.

BACA JUGA :  Kembangkan Potensi Wisata, Pemkab Lamtim Belajar ke Malang

Nadirsyah mengapresiasi langkah PKB yang menggabungkan agenda politik dengan promosi wisata, bahkan menyebutnya sebagai cerminan partai yang “go green”.

“Ini menunjukkan komitmen menjaga lingkungan sekaligus mendukung pariwisata,” ujarnya.

Muscab kali ini seolah berjalan di antara dua rel, konsolidasi internal partai dan penguatan citra politik di ruang publik.

Di tengah lanskap politik yang semakin kompetitif, pendekatan “soft campaign” lewat layanan sosial seperti Mobil BAGUNA tampaknya bukan sekadar kebetulan.

Dalam politik elektoral, yang bergerak bukan hanya mesin partai tetapi juga persepsi publik yang dibentuk, perlahan namun pasti, dari hal-hal yang terasa paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.***