Upaya paling akhir dilakukan warga Jatikarya manakala menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto saat berkunjung kelurahan Jatimurni.
“Gagal warga bertemu dengan menteri ATR/BPN hanya ingin selesaikan masalah tanah yang terkena dampak pembangunan jalan tol pemerintah,” ungkap Gunun sangat kecewa.
GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
Informasi dari Latifa sebagai mantan lurah Jatikarya jelas jelas menyatakan ada beberapa status sengketa.
“Itikad baik pemerintah ada terbukti, terkait masalah lahan Jatikarya dengan negara sudah menitipkan nominal Rp 285 Miliar pada pihak pengadilan,” terang Iffa panggilan ibu lurah yang kini bertugas di kelurahan Jatimurni. (ROMO)













