Scroll untuk baca artikel
LAMPUNG

Akad Nikah di Tengah Tangis, Anak Korban Tewas di Tulang Bawang Menikah Sebelum Jenazah Dimakamkan

×

Akad Nikah di Tengah Tangis, Anak Korban Tewas di Tulang Bawang Menikah Sebelum Jenazah Dimakamkan

Sebarkan artikel ini
Foto: Agustin memilih tetap melangsungkan akad nikah pada Selasa (6/10/2026), sehari setelah ayahnya, Rahmat (69), ibunya, Hasanah (56), serta adiknya, Devny Kishela Putri (14), ditemukan meninggal dunia di rumah mereka di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Prosesi itu dilakukan sebelum ketiga jenazah dimakamkan, (foto_scr/ai)

TULANG BAWANG — Kalimat ijab kabul terdengar di tengah rumah yang sedang berduka. Bukan suara tawa keluarga atau kemeriahan pesta yang mengiringi pernikahan Agustin Putri Rahmadini dan Nasrul Safaat, melainkan suasana pilu setelah tiga anggota keluarga Agustin ditemukan meninggal dunia.

Agustin memilih tetap melangsungkan akad nikah pada Selasa (6/10/2026), sehari setelah ayahnya, Rahmat (69), ibunya, Hasanah (56), serta adiknya, Devny Kishela Putri (14), ditemukan meninggal dunia di rumah mereka di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Prosesi itu dilakukan sebelum ketiga jenazah dimakamkan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah mengatakan, pernikahan tersebut memang sudah direncanakan oleh Agustin dan Nasrul sebelum tragedi terjadi.

“Anaknya memang mau nikah di bulan-bulan ini. Kebetulan orangtuanya meninggal bulan ini,” ujar Irwansyah saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026).

Menurut keterangan Irwansyah, keluarga kemudian memutuskan tetap melaksanakan akad sebagai bagian dari nazar yang sebelumnya telah dibuat.

BACA JUGA :  Sidak RSUDAM, Komisi V Sebut Kerap Terjadi Kemalingan

Prosesi berlangsung sederhana. Tidak ada resepsi, pesta, maupun rangkaian perayaan sebagaimana lazimnya sebuah pernikahan.

“Ya akhirnya nazar, menyampaikan nazar mereka nikah di depan, sebelum dikubur, di depan jenazah,” katanya.

Irwansyah menyebut akad berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Wali menikahkan Agustin dengan Nasrul di hadapan jenazah kedua orangtuanya.

“Nggak, ijab kabul aja. Ijab kabul aja dinikahin oleh wali di depan jenazah ibu bapaknya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Siaga! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kabupaten Tanggamus Pagi Ini

Sesaat setelah akad selesai, keluarga kembali menghadapi suasana duka. Jenazah Rahmat, Hasanah, dan Devny kemudian dibawa untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat.

Hari itu pun menjadi sebuah ironi bagi Agustin. Ia memang resmi memulai kehidupan baru bersama Nasrul. Tetapi pada waktu yang hampir bersamaan, ia harus menerima kenyataan bahwa tiga orang yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya telah pergi.