Scroll untuk baca artikel
LAMPUNG

Disnakkeswan Lamsel Masih Temukan Hewan Kurban Terkena Cacing

×

Disnakkeswan Lamsel Masih Temukan Hewan Kurban Terkena Cacing

Sebarkan artikel ini

LAMSEL – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lampung Selatan masih menemukan kasus cacing hati dalam proses pemotongan hewan kurban di Lamsel.

Tahun ini, Disnakkeswan Lamsel menemukan 12 kasus cacing hati (fasciola,red) pada hewan kurban yang dipotong.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan Arsyad mengatakan untuk kasus penemuan cacing hati tersebut hati yang terkena harus dibuang.

BACA JUGA :  PHE OSES dan JON-TV Tebar Kebaikan: Dari Kambing hingga Sapi, Wujud Kepedulian di Hari Raya

“Jadi, pada bagian yang kena cacing hati. Tentunya, hati harus dibuang tidak boleh dikonsumsi,” ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Untuk jmlah hewan kurban yang dilakukan pemotongan pada hari raya Iduladha 1441 hijriah di Kabupaten Lampung Selatan, kata Arsyad, mencapai pada angka 6.595 ekor, untuk semua jenis hewan kurban.

Jumlah ini, jelas Arsyad, tentunya masih akan terus bertambah. Sebab, proses pemotongan hewan kurban tersebut masih akan berlangsung hingga Minggu, 2 Juli 2020.

BACA JUGA :  Terungkap, Penyebab Rekaman Suara Viral Oknum Dewan Ancam Petani, Ternyata!

Lebih lanjut dia, menyatakan dari angka 6.595 ekor hewan kurban meliputi  kambing paling banyak mencapai 5.273 ekor, sapi 1.174 ekor, domba 131 ekor dan kerbau 17 ekor.

Kecamatan Natar masih menempati posisi puncak dalam pemotongan kurban pada lebaran haji tahun 2020 ini yakni sapi sebanyak 251 ekor, kambing sebanyak 1.115 ekor dan domba sebanyak 36 ekor.

BACA JUGA :  Situs Palas Pasemah dan Prasasti Batu Bedil di Lampung Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Arsyad pun berpendapat, tingkat kesadaran masyarakat Lampung Selatan dalam berkurban masih cukup tinggi. “Ya Alhamdulillah, tingkat kesadaran masyarakat Lampung Selatan cukup tinggi untuk berkurban,” tegasnya.(Lampos)