Scroll untuk baca artikel
AdvertorialZona Bekasi

Wawali Abdul Harris Bobihoe Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Harmoni Kota Bekasi

×

Wawali Abdul Harris Bobihoe Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Harmoni Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe ajak para camat dan lurah perkuat kolaborasi menjaga kerukunan umat beragama dan harmoni sosial.

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat komitmen menjaga stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, dan kondusivitas wilayah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat lingkungan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat mengajak para camat dan lurah memperkuat sinergi dalam menjaga harmoni sosial di Kota Bekasi.

Dalam kegiatan koordinasi bersama perangkat wilayah, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tantangan perkotaan yang semakin kompleks membutuhkan komunikasi yang solid, respons cepat, dan kolaborasi aktif antara pemerintah, tokoh masyarakat, serta unsur kewilayahan hingga tingkat RT dan RW.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kegiatan ini merupakan ruang interaksi dan dialog. Pertemuan ini digelar sebagai ajang koordinasi, terutama bagi para perangkat wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengimplementasikan semangat menjaga kerukunan dan harmoni sosial,” ujar Abdul Harris Bobihoe, Kamis (7/5).

BACA JUGA :  Skatepark Kolong Flyover Bekasi Bikin Iri Nasional hingga Malaysia, Warga Ramai-ramai Tag Kepala Daerah, “Kapan Kota Kami?”

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial birokrasi, melainkan harus menghasilkan langkah nyata yang dapat langsung diterapkan di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya para pimpinan wilayah memahami kondisi sosial di lingkungannya masing-masing agar potensi persoalan dapat dicegah sejak dini.

“Kegiatan ini bukan hanya ruang interaksi bagi pimpinan wilayah saja, namun hasilnya harus sampai ke bawah. Yang paling utama adalah memahami kondisi wilayah, membangun koordinasi bersama hingga lingkup RW dan RT,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga mencontohkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor saat menghadapi situasi sosial pada aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sinergi antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tokoh masyarakat, camat, lurah, hingga perangkat lingkungan terbukti mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

BACA JUGA :  Dana RW Beken Rp102 Miliar Siap Digelontorkan, Baru 68 RW yang Cair: Proposal Jadi Gerbang, Bukan Formalitas

Ia menilai, keberhasilan menjaga stabilitas wilayah tidak lepas dari komunikasi yang cepat, keterbukaan informasi, dan kerja sama yang kuat antar elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kota Bekasi harus kita jaga bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan kota yang nyaman, aman, dan harmonis untuk seluruh masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa upaya mewujudkan Kota Bekasi sebagai kota global yang berdaya saing tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kualitas komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah wilayah untuk membangun pola komunikasi yang terbuka, humanis, dan transparan agar setiap kebijakan dapat dipahami masyarakat secara baik.

BACA JUGA :  Semarak Hari Ibu Dibuka Meriah: Tri Adhianto Ingatkan Warga Bekasi, “Kalau Sayang Ibu, Jangan Cuma Posting di Medsos”

Selain itu, Wawali juga memaparkan sejumlah potensi kerawanan sosial yang perlu diantisipasi bersama, mulai dari dinamika sosial masyarakat, konflik lingkungan, hingga isu-isu yang berpotensi mengganggu kerukunan warga.

Karena itu, dia meminta para camat dan lurah mampu mengambil langkah bijak, cepat, dan solutif dalam setiap persoalan yang muncul di wilayahnya.

Menutup sambutannya, Abdul Harris Bobihoe kembali menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas lintas sektor antara pemerintah wilayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat demi menjaga Kota Bekasi tetap aman, harmonis, dan kondusif.

“Sinergitas lintas sektor harus terus diperkuat. Camat, lurah, tokoh wilayah, dan seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama menjaga persatuan dan harmoni Kota Bekasi,” tandasnya.***