LAMPUNG TENGAH – Nasib pilu dialami seorang petani lanjut usia di Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Sapi betina yang menjadi salah satu aset berharga dan sumber harapan ekonomi keluarganya raib digondol pencuri saat dirinya tengah bekerja di kebun.
Korban yang telah berusia 69 tahun itu sebelumnya mengikat sapinya di area kebun tebu sebelum melanjutkan aktivitas bekerja. Namun saat hendak pulang, ia dibuat terpukul setelah mendapati ternak yang selama ini dipeliharanya telah hilang tanpa jejak.
Bagi sebagian masyarakat perkebunan dan pedesaan, seekor sapi bukan sekadar hewan ternak. Sapi merupakan tabungan hidup yang dipelihara bertahun-tahun untuk memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, hingga cadangan dana saat menghadapi kondisi darurat.
Kabar kehilangan tersebut segera menyebar ke warga sekitar. Berbekal kepedulian dan semangat gotong royong, masyarakat bersama petugas keamanan melakukan pencarian hingga akhirnya sapi milik korban berhasil ditemukan di wilayah KM 88 arah Way Pengubuan.
Dalam pengungkapan itu, seorang pria berinisial S (25) berhasil diamankan karena diduga menguasai ternak milik korban. Pelaku kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi potret masih maraknya pencurian ternak yang menyasar masyarakat kecil. Di tengah sulitnya kondisi ekonomi, masih ada pihak yang tega mengambil hak orang lain demi keuntungan pribadi, bahkan korbannya adalah seorang petani lansia yang menggantungkan harapan dari hasil jerih payahnya sendiri.
Beruntung, berkat kepedulian warga dan respons cepat aparat, sapi tersebut berhasil diselamatkan sebelum berpindah tangan. Namun kejadian ini meninggalkan pelajaran bahwa kewaspadaan dan solidaritas masyarakat tetap menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai tindak kejahatan di lingkungan pedesaan.
Mencuri seekor sapi mungkin terlihat sederhana bagi pelaku, tetapi bagi seorang petani tua, kehilangan ternak bisa berarti hilangnya tabungan hidup yang dikumpulkan selama bertahun-tahun. ***












