Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Bertemu Bupati Way Kanan, Brigjend Amalsyah Dukung Perwujudan Bandara Gatsu

×

Bertemu Bupati Way Kanan, Brigjend Amalsyah Dukung Perwujudan Bandara Gatsu

Sebarkan artikel ini

wawainews.id, Lampung-Brigjend Amalsyah Tarmizi, mendukung percepatan pembangunan Bandara Gatot Subroto, menjadi penerbangan sipil di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Keberadaan bandara untuk mendukung proses percepatan pembangunan disuatu wilayah.

“Semoga terwujud dengan segera Bandara Gatot Subroto Way Kanan, menjadi bandara komersil,”tegas Amalsyah, usai bersilaturrahmi dengan Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya, Jumat (22/3/2019).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pati Ahli Kasad Bidang Sosial Budaya, Brigjend Amalsyah Tarmizi, bertemu Bupati Way Kanan didampingi mantan Bupati Way Kanan, periode 2010-2015, Bustomi Zaenudin dan Dandim Letkol Czi Komara.

Dikatakan, bahwa kunjungannya tersebut hanya silaturrahmi dengan Bupati Way Kanan, setelah meninjau giat TMMD di Desa Simpang Tigo, Kecamatan Rembang Tangkas. Dalam pertemuan banyak membahas terkait kemajuan dan perkembangan bandara yang akan segera dibangun oleh pemerintah pusat.

“Saya mengapresiasi kemajuan Way Kanan. Apalagi dengan adanya bandara komersil maka akan lebih menunjang tentunya,”ujarnya.

Sementara Bupati Waykanan Raden Adipati Surya sebelumnya, mengakui jika pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan bantuan dengan mengucurkan anggaran sebesar Rp10 miliar.

Bantuan anggaran tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian Landasan Udara AD (Lanudad) Gatot Subroto yang sebentar lagi menjadi bandara komersial.

“Iya benar (dapat bantuan), tetapi dana tersebut bukan kita yang mengelola. Semua dikelola oleh pemerintah pusat dalam dalam hal ini Kementerian Perhubungan, karena ini semua untuk menunjang bandara komersial Gatot Subroto Waykana,” ujar Adipati, dikutip dari Antara, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, bantuan akan dialokasikan untuk pembangunan ruang tunggu keberangkatan dan kedatangan dan sarana penunjang lainnya. Ia juga mengakui dengan dana yang ada sudah cukup untuk memperbaiki beberapa kekurangan dan kerusakan.

Untuk sementara, sambil menunggu ruang tunggu keberangkatan dan kedatangan selesai dibangun, pemerintah pusat telah mendirikan tenda lengkap. “Jadi dana itu digunakan untuk perbaikan gedung ruang tunggu, pagar, mendirikan tenda sementara, AC, dan lainnya,” jelas dia.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan diketahui sedang mengerjakan akses masuk dan keluar Bandara GatotSubroto. Dengan adanya akses jalan kendaraan penumpang maka tidak akan mengganggunya pintu masuk khusus yang tersedia pos jaganya.

“Akses jalan yang ada tidak mungkin kita jadikan untuk jalan keluar dan masuk kendaraan calon penumpang. Sehubungan itu, kita perbaiki jalan akses yang dulu pernah dibuat untuk dijadikan akses masuk warga sipil yang ingin menuju Bandara GatotSubroto,” ungkapnya.

Adipati mengharapkan, perbaikan ruang tunggu keberangkatan dan kedatangan bisa selesai tepat waktu. Serta tenda sementara sudah harus selesai sebelum peresmian Bandara GatotSubroto pada 4 April 2019. (gusven)