Scroll untuk baca artikel
LINTAS DAERAH

Bursa Kerja Online Jabar Buka 1.112 Lowongan, Gaji hingga Rp6 Juta

×

Bursa Kerja Online Jabar Buka 1.112 Lowongan, Gaji hingga Rp6 Juta

Sebarkan artikel ini
Foto: ilustrasi

KARAWANG – Kabar baik bagi pencari kerja. Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar bursa kerja online dengan menyediakan 1.112 lowongan pekerjaan dari 28 perusahaan pada Jumat (9/10/2026).

Informasi lowongan kerja tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui siaran langsung akun TikTok resminya, @dedimulyadiofficial.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sejumlah posisi ditawarkan kepada para pencari kerja, mulai dari operator hingga staf gudang. Salah satu perusahaan yang membuka kesempatan kerja adalah PT Everpro Indonesia Technologies, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kabel serat optik.

Perusahaan tersebut menetapkan sejumlah persyaratan bagi pelamar, termasuk batas usia 18 hingga 35 tahun.

BACA JUGA :  Erick Thohir Didukung Jadi Capres 2024

Selain itu, PT Mitra Utama Madani membuka lowongan untuk posisi account officer dengan kisaran gaji Rp5 juta hingga Rp6 juta.

Pekerjaan tersebut mencakup sosialisasi produk, persiapan pembiayaan, serta pelaksanaan pertemuan kelompok mingguan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, peningkatan kompetensi menjadi salah satu faktor penting untuk memperbesar peluang masyarakat mendapatkan pekerjaan.

Salah satu kemampuan yang dinilai perlu diperkuat adalah penguasaan bahasa asing. Karena itu, Pemprov Jawa Barat berencana menggelar pelatihan bahasa asing bagi masyarakat mulai November 2026.

Program tersebut akan dilaksanakan di empat desa pada setiap kecamatan dengan menyediakan pembelajaran bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab.

“Kami buat desa bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, dan bahasa Arab. Nanti pengajar disiapkan dari Pemprov Jabar,” kata Dedi di Karawang International Industrial City (KIIC).

BACA JUGA :  Alamak, Satgas PMKS Karawang Perkosa ODGJ, Kejiwaan Keduanya Wajib Diperiksa

Pemprov Jabar Perketat Perlindungan Pekerja Migran

Selain memperluas akses pekerjaan, Pemprov Jawa Barat juga menaruh perhatian pada perlindungan tenaga kerja, khususnya warga yang berencana bekerja di luar negeri.

Dedi menyatakan, warga yang ingin menjadi pekerja migran Indonesia kini dipersyaratkan memperoleh rekomendasi dari dinas tenaga kerja setempat. Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah warga berangkat melalui jalur ilegal.

Sejumlah daerah di Jawa Barat diketahui menjadi kantong pekerja migran, di antaranya Kabupaten Indramayu, Karawang, dan Subang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, menilai penguasaan bahasa asing merupakan bekal penting bagi calon pekerja yang ingin berkarier di luar negeri.

BACA JUGA :  Jabar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Kedua dari Dewan Pers

Menurutnya, keterbatasan kemampuan berbahasa dapat menjadi hambatan serius ketika pekerja harus berkomunikasi dan menjalankan tugas di negara tujuan.

Ia menyebut, terdapat pekerja yang terpaksa kembali ke Indonesia karena mengalami kendala bahasa saat bekerja di luar negeri.

“Keterampilan bahasa asing akan meningkatkan level pekerja Indonesia di luar negeri,” ujar Kim.

Melalui bursa kerja online dan rencana pelatihan bahasa asing tersebut, Pemprov Jawa Barat berupaya memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi persaingan di pasar tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri. ***