Ia pun mengajak seluruh ASN mengedepankan semangat Beguai Jejama Wawai, bekerja bersama untuk kebaikan daerah.
“Datang bersama itu awal, tetap bersama itu proses, bekerja bersama itulah sukses,” kata Komang.
Sementara itu, Sulpakar menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Pj Sekda Lampung Tengah. Ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh ASN untuk membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan.
“Seperti mana yang disampaikan oleh Bapak Plt. Bupati, kita harus kompak. Kita bersama-sama, kita harus bergerak bersama untuk membantu Bapak Bupati Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Sulpakar.
Ia memastikan pelaksanaan tugasnya akan mengikuti arahan dan petunjuk pimpinan. Loyalitas terhadap pimpinan juga menjadi bagian dari komitmennya selama menjalankan tugas sebagai Pj Sekda.
“Nanti tentunya sebelumnya kami mohon arahan dan petunjuk dari Pak Bupati dan Ibu. Mudah-mudahan atas arahan Pak Bupati, atas bimbingan Ibu nanti, kami tetap satu komando dan loyal-loyal penuh terhadap pimpinan,” katanya.
Menurut Sulpakar, kekompakan dan satu komando diperlukan agar program pemerintahan berjalan efektif.
“Di mana tempat saya bertugas, saya harus loyal dengan pimpinan. Kalau mau bersama-sama kita bantu Pak Bupati, ini harus loyal,” tegasnya.
Dengan masuknya Sulpakar, Pemkab Lampung Tengah kini memiliki figur baru untuk mengoordinasikan gerbong birokrasi. Pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal yang akan diuji dalam tugas barunya.
Sebab, menjadi Sekda bukan hanya soal mengatur surat, rapat dan meja birokrasi. Sekda merupakan salah satu simpul utama koordinasi pemerintahan daerah menghubungkan kepala daerah dengan perangkat daerah sekaligus memastikan keputusan politik pemerintahan diterjemahkan menjadi kerja administratif dan pelayanan publik.***













