Scroll untuk baca artikel
Nasional

Zulhas, Beras, dan Guyonan di Sudirman: Saat Menteri Jadi Meme Nasional

×

Zulhas, Beras, dan Guyonan di Sudirman: Saat Menteri Jadi Meme Nasional

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau langsung lokasi banjir di Lampung Selatan. (Dok. Istimewa)

JAKARTA – Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali menjadi bahan pembicaraan publik bukan karena kebijakan pangan, tetapi karena pertanyaan kocak dua ibu-ibu di Jalan Sudirman saat ia sedang jogging.

Keduanya menatap sang menteri dan melontarkan candaan yang langsung menohok fenomena viral beberapa hari terakhir. “Pak Zul, berasnya mana? Kok nggak gotong beras?”

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Zulhas hanya bisa tertawa. “Saya bilang, saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras,” ujarnya dalam BIG Conference 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025). Ruangan pun pecah tawa.

BACA JUGA :  BNPB Perbarui Data Bencana di Sumut: 217 Tewas, 209 Masih Hilang

Viral ‘Menteri Gotong Beras’

Sumber candaannya jelas, sebuah video yang viral akhir November. Dalam rekaman itu, Zulhas tampak memanggul karung beras sendirian saat meninjau lokasi banjir dan longsor di Sumatera Barat.

Orang-orang di sekitar tak melakukan hal serupa, membuat publik mempertanyakan apakah sang menteri sedang blusukan atau sedang “mengangkat properti”.

BACA JUGA :  Zulhas Sebut Impor Beras Fenomena Gunung Es, Tanya Kenapa?

Video itu memantik komentar netizen separuh memuji, separuh mengernyitkan dahi. Namun bagi Zulhas, aksi itu hal biasa, bukan pencitraan dadakan.

Warisan Ibu dan Kebiasaan Berbagi

Ia menjelaskan bahwa kebiasaan membawa dan membagikan beras bukanlah gimmick politik, tetapi pesan hidup dari almarhum ibunya.

“Saya diperintah Ibu saya, ‘tiap hari itu nak harus memberikan bantuan’.”

Zulhas mengaku sejak umur enam tahun sudah terbiasa berbagi. Ia bahkan sering membawa kantong beras lima kilogram ke berbagai daerah saat kunjungan. “Jadi biasa saya gotong beras,” katanya.

Dengan kata lain, viral atau tidak viral, karung beras memang sudah menjadi “pengawal pribadi” Zulhas sejak kecil.

Santai Hadapi Kritik, Fokus ke Korban Bencana

Zulhas mengakui bahwa sebagian masyarakat mungkin melihat aksinya sebagai sesuatu yang aneh atau berlebihan. Namun ia menegaskan tak mau ambil pusing.

Yang ia tekankan justru jauh lebih penting: bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.***