Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Tri Tinjau Turap Runtuh di Rawalumbu: “Belum Selesai Dibangun, Sudah Minta Dibenerin Lagi”

×

Tri Tinjau Turap Runtuh di Rawalumbu: “Belum Selesai Dibangun, Sudah Minta Dibenerin Lagi”

Sebarkan artikel ini
Foto: Pemerintah Kota Bekasi resmi membuka kembali Jembatan 0 Rawalumbu usai melalui proses rehabilitasi intensif. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kamis (28/8/2025)

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung memeriksa lokasi runtuhnya turap (tembok penahan tanah) pada proyek peningkatan Jembatan Nol, Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (6/12/25).

Turap baru sepanjang sekitar 20 meter itu ambruk ketika masih dalam tahap pengerjaan seakan memberi sinyal “uji kualitas” lebih cepat dari jadwal.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut laporan di lapangan, insiden dipicu curah hujan ekstrem yang menimbulkan genangan tinggi di bahu jalan. Tekanan air yang besar membuat struktur yang masih dalam fase pemadatan tanah itu tak sanggup menahan beban.

BACA JUGA :  LSM Jeko Duga Ada Permainan KPA pada Proyek Meubeler di Kota Bekasi Senilai Rp14 miliar

Kepala Bidang Bina Marga, Subrin, menegaskan bahwa kejadian ini murni faktor cuaca dan karena proyek masih dalam masa pemeliharaan, pihaknya tetap bertanggung jawab. Artinya, pemerintah daerah tak akan keluar uang lagi, dan pihak ketiga pun tak punya pilihan selain memperbaiki turap tersebut.

Tri Adhianto memastikan pengerjaan perbaikan dimulai hari ini juga, tanpa membebani APBD.
“Pihak ketiga siap bertanggung jawab membangun kembali bagian yang terdampak. Ini sepenuhnya tanggung jawab mereka,” tegasnya.

BACA JUGA :  Menyalakan Api Nasionalisme dari Bekasi: Seruan Tri Adhianto di Hari Lahir Pancasila

Tri menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur di kawasan Jembatan Nol merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan keamanan lalu lintas. Namun ia juga menegaskan bahwa pengawasan akan diperketat.

“Kami ingin pastikan pembangunan berjalan berkualitas dan memberi manfaat maksimal bagi warga. Pengawasan akan terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Simbol Harmonisasi, Nama Habib Ali Alatas Diusulkan Jadi Nama Jalan di Bekasi

Dengan kata lain, bekalinya proyek ini bukan hanya beton tapi juga komitmen, pengawasan, dan sedikit pelajaran dari turap yang “ambruk dulu, evaluasi kemudian.”.***