JAKARTA – Suasana haru menyelimuti Masjid DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, saat nama Wahyu Wardana, pemuda asal Lampung, diumumkan sebagai juara pertama Lomba Adzan Tingkat Nasional dalam rangka Festival Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (6/3/2026).
Tangis bahagia Wahyu pecah ketika panitia dari Pimpinan Pusat Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (PP AMMDI) menyebut namanya sebagai pemenang utama dalam ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Bergilir DPP Partai Golkar.
Momen haru itu semakin berkesan ketika Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan hadiah tak terduga berupa paket ibadah umrah kepada sang juara.
Wahyu Wardana tampil memukau di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan suara merdu, tartil, dan penuh penghayatan, pemuda asal Lampung ini berhasil memikat perhatian juri sekaligus mengungguli para peserta lainnya.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Ramadan 1447 H yang digelar PP AMMDI bersama kegiatan peringatan Nuzulul Quran di lingkungan DPP Partai Golkar.
Ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia yang menunjukkan kemampuan terbaik dalam mengumandangkan adzan sebagai salah satu syiar penting dalam Islam.
Lantunan adzan Wahyu Wardana menggema merdu di Masjid DPP Partai Golkar, Jakarta Barat. Dengan suara yang tenang namun penuh penghayatan, pemuda asal Lampung itu mengumandangkan panggilan salat di hadapan para juri dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Wahyu tampak menunduk menahan tangis saat menerima penghargaan ia terlihat beberapa kali menyeka air matanya.
Daftar Pemenang Lomba Adzan Nasional

Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut para pemenang lomba adzan tingkat nasional:
- Juara 1: Wahyu Wardana – Lampung
- Juara 2: Dzakwan Dzakiy – Maluku
- Juara 3: Reza Hafid Hariyadi – Jakarta
Selain trofi dan penghargaan, para pemenang juga mendapatkan hadiah ibadah umrah langsung ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadilia sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menyuarakan syiar Islam melalui adzan.
Misi Mencetak Muadzin Muda
Sekretaris Jenderal DPP AMMDI, Agus Effendi, mengatakan lomba adzan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi generasi muda agar lebih dekat dengan masjid dan memahami makna adzan sebagai panggilan suci umat Islam untuk menunaikan ibadah.
“Melalui kegiatan ini kami berharap generasi muda semakin mencintai masjid dan mampu menjadi bagian dari syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP AMMDI Safrin Hi. Yusuf menegaskan bahwa Festival Ramadan 1447 H diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat dakwah Islam di tengah masyarakat.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun untuk mendorong lahirnya muadzin-muadzin muda berkualitas di Indonesia.
Selain lomba adzan tingkat nasional, Festival Ramadan yang digelar PP AMMDI juga diisi dengan berbagai kegiatan lain, seperti pelatihan muadzin serta program sosial AMMDI Berbagi yang menyasar masyarakat membutuhkan selama bulan suci Ramadan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, AMMDI berharap generasi muda semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan ikut memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.***












