Scroll untuk baca artikel
TEKNOLOGI

Samsung Galaxy Buds On Resmi Meluncur: Earbuds Clip-On Rp3 Jutaan, Bisa Dikendalikan Pakai Geleng Kepala

×

Samsung Galaxy Buds On Resmi Meluncur: Earbuds Clip-On Rp3 Jutaan, Bisa Dikendalikan Pakai Geleng Kepala

Sebarkan artikel ini
Samsung Galaxy Buds On Resmi Meluncur

JAKARTA — Samsung kembali membuat perangkat audio nirkabel terasa seperti sedang mengikuti audisi teknologi masa depan. Perusahaan asal Korea Selatan itu resmi memperkenalkan Galaxy Buds On, earbuds clip-on pertama Samsung yang tidak hanya mengandalkan suara, tetapi juga menawarkan kontrol melalui sentuhan, perintah suara, hingga gerakan kepala.

Berbeda dari earbuds konvensional yang umumnya harus diselipkan ke dalam telinga, Galaxy Buds On menggunakan desain berbentuk klip yang dipasang di sekitar telinga. Konsep tersebut dirancang agar pengguna tetap nyaman memakainya dalam waktu lama sekaligus masih dapat mendengar suara dari lingkungan sekitar.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dilansir Gizmochina, Kamis (1/10) waktu setempat, Samsung mengembangkan Galaxy Buds On dengan tiga fokus utama, yakni kenyamanan, kualitas panggilan, dan kemudahan pengoperasian tanpa harus terus-menerus meraih ponsel.

Desain ergonomisnya dibuat dengan mempertimbangkan beragam bentuk telinga. Samsung menyesuaikan posisi speaker, baterai, serta bagian fleksibel yang menghubungkan komponen tersebut agar tekanan dapat tersebar lebih merata di sekitar telinga.

Hasilnya adalah earbuds yang ditujukan untuk tetap menempel ketika pengguna bergerak aktif. Untuk sementara, Samsung baru menyediakan Galaxy Buds On dalam satu pilihan warna, yakni hitam. Jadi, setidaknya konsumen tidak perlu pusing memilih warna—cukup pusing memikirkan harganya.

BACA JUGA :  Fantastis, Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip6 Edisi Doraemon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Bukan Sekadar Earbuds, Bisa Dikendalikan Tanpa Ponsel

Samsung menempatkan kontrol sentuh di bagian belakang earbuds. Melalui area tersebut, pengguna dapat mengatur pemutaran musik maupun menerima dan mengakhiri panggilan tanpa perlu mengeluarkan smartphone.

Namun, fitur yang paling menarik justru datang dari kemampuan Galaxy Buds On mengenali gerakan kepala.

Pengguna dapat melakukan sejumlah perintah hanya dengan menggerakkan kepala, termasuk menerima atau mengakhiri panggilan, menutup alarm, hingga memeriksa notifikasi.

Artinya, pada titik tertentu, pengguna tidak lagi sekadar memakai earbuds untuk mendengarkan musik. Kepala pun ikut menjadi bagian dari antarmuka pengguna. Tinggal berharap orang di sebelah tidak salah mengira gerakan tersebut sebagai kode ajakan ngobrol.

Audio Terbuka, tetapi Samsung Berusaha Mencegah Suara Bocor

Untuk sektor audio, Galaxy Buds On menggunakan speaker TwinBoost yang diklaim mampu meningkatkan keluaran frekuensi rendah.

Samsung juga membekali perangkat ini dengan sistem penyesuaian volume otomatis yang menyesuaikan tingkat suara berdasarkan kondisi lingkungan sekitar.

Karena menggunakan desain open-ear, tantangan terbesar perangkat jenis ini adalah kebocoran suara. Musik yang terdengar jelas oleh pengguna berpotensi ikut menjadi konsumsi publik bagi orang-orang di sekitarnya.

BACA JUGA :  Realme GT 7 Pro Spek Mentereng dan Chip Snapdragon 8 Elite

Samsung mencoba mengatasi persoalan tersebut melalui teknologi Audio Leakage Reduction yang dirancang untuk mengurangi suara yang keluar dari earbuds.

Perangkat ini ditenagai chipset audio Qualcomm Snapdragon S7 Gen 1 dan penguat suara Kelas-D. Samsung mengklaim Galaxy Buds On mampu digunakan untuk memutar musik hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya.

Tiga Mikrofon dan Sensor Konduksi Tulang

Untuk urusan komunikasi, Galaxy Buds On dibekali tiga mikrofon yang dipadukan dengan Voice Pickup Sensor berbasis konduksi tulang.

Teknologi tersebut bekerja bersama sistem machine learning untuk membantu membedakan suara pengguna dari kebisingan lingkungan sekitar.

Konsep ini menjadi penting karena desain open-ear membuat perangkat tetap berinteraksi dengan suara lingkungan. Samsung berupaya memastikan suara pengguna tetap dapat ditangkap ketika digunakan untuk melakukan panggilan di tengah kondisi yang ramai.

Galaxy AI Ikut Nongkrong di Telinga

Samsung juga membawa ekosistem Galaxy AI ke Galaxy Buds On.

Pengguna dapat mengakses Gemini Live melalui perintah suara. Selain itu, tersedia fitur memo suara yang dapat diaktifkan dengan menekan dan menahan earbud.

Memo tersebut kemudian dapat dicari menggunakan Bixby.

BACA JUGA :  Cara Melacak Lokasi HP dan Orang Lain di 2026: Dari Google Maps sampai Kode Rahasia Operator, Jangan Sampai Dipakai Mantan!

Dengan kombinasi tersebut, Galaxy Buds On diposisikan bukan hanya sebagai perangkat untuk mendengarkan musik, tetapi juga sebagai perangkat pendukung aktivitas berbasis AI.

Pengguna bahkan tidak harus selalu menyentuh layar smartphone untuk menjalankan sejumlah fungsi. Cukup menggunakan suara, sentuhan, atau gerakan kepala.

Harga Galaxy Buds On Tembus Rp3 Jutaan

Samsung mulai menjual Galaxy Buds On di Korea Selatan pada 27 Oktober dengan harga 299.000 won, atau sekitar Rp3 jutaan jika dikonversikan ke rupiah.

Samsung menyatakan Galaxy Buds On akan dipasarkan ke negara lain secara bertahap. Namun, hingga saat ini jadwal peluncuran untuk pasar di luar Korea Selatan belum diumumkan.

Dengan desain clip-on, kemampuan open-ear, kontrol berbasis gerakan kepala, integrasi Galaxy AI, hingga baterai yang diklaim mampu bertahan 9,5 jam, Galaxy Buds On jelas mencoba mengambil jalur berbeda dari earbuds Samsung sebelumnya.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah earbuds bisa membuat pengguna mendengar musik tanpa kabel. Teknologi itu sudah biasa.

Samsung justru mencoba membawa pertanyaan baru: seberapa jauh pengguna mau menyerahkan telinga, suara, bahkan gerakan kepala kepada perangkat pintar?***