KOTA BEKASI — Warga Mustikajaya tak lama lagi diharapkan mendapat pelayanan kepolisian yang lebih dekat. Pemerintah Kota Bekasi mulai membangun Gedung Polsek Mustikajaya senilai sekitar Rp4,2 miliar, sehingga wilayah ini diproyeksikan tidak lagi bergabung dalam pelayanan kepolisian dengan Bantargebang.
Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Kapolres Metro Bekasi Putu Kholis Aryana dan Dandim 0507/Bekasi Supri Siswanto, Rabu (28/10/2026). Pembangunan ini ditujukan untuk memperkuat pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Mustikajaya.
Gedung tersebut berlokasi di RT 01 RW 020, Kelurahan Mustikajaya. Bangunan direncanakan memiliki luas 544 meter persegi, terdiri atas dua lantai, dan berdiri di atas lahan seluas 928 meter persegi. Proyek yang menggunakan anggaran tahun 2026 itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Fasilitas yang dibangun mencakup gedung utama, ruang pelayanan, ruang kerja, fasilitas pendukung, serta pekerjaan penunjang lainnya. Kehadiran Polsek tersendiri diharapkan mempermudah warga mengakses layanan kepolisian, sekaligus mempercepat respons terhadap laporan dan potensi gangguan keamanan.
Wali Kota Tri Adhianto mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih dekat. Menurutnya, pemerintah harus turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi warga dan menerjemahkannya menjadi fasilitas yang dibutuhkan.
“Warga ingin merasa aman, tertib, dan nyaman. Karena itu, kita harus sering turun ke lapangan untuk mengetahui kebutuhan mereka, termasuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat,” ujar Tri.
Ia menilai Mustikajaya memiliki potensi besar karena berada di kawasan perbatasan yang terus berkembang. Keamanan wilayah, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting bagi kenyamanan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta terbukanya peluang investasi dan lapangan kerja.
Kapolres Metro Bekasi Putu Kholis Aryana menyambut pembangunan tersebut sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepolisian. Ia berharap keberadaan Polsek Mustikajaya dapat mendukung pemeliharaan kamtibmas dan mempercepat penanganan berbagai potensi gangguan keamanan, dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat.
Meski pembangunan fisik ditargetkan selesai pada akhir 2026, efektivitas pelayanan nantinya juga bergantung pada kesiapan personel, sarana operasional, dan pengaturan wilayah kerja. Gedung baru saja tidak cukup jika warga masih kesulitan mengakses layanan atau respons terhadap laporan belum berjalan optimal.
Pemkot Bekasi berharap pembangunan Polsek Mustikajaya segera rampung dan didukung sumber daya manusia yang memadai. Bagi warga, hasil akhirnya bukan semata gedung dua lantai senilai miliaran rupiah, melainkan pelayanan yang mudah dijangkau, respons cepat ketika dibutuhkan, dan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.













