Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Dikejar Polisi Saat Bawa Kopi, Dua Pria di Ulu Belu Kabur Tinggalkan Motor dan Sandal

×

Dikejar Polisi Saat Bawa Kopi, Dua Pria di Ulu Belu Kabur Tinggalkan Motor dan Sandal

Sebarkan artikel ini
Foto: Petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna putih bernomor polisi BE-7424-VT, (foto_kolase)

TANGGAMUS – Aksi kejar-kejaran dini hari mewarnai patroli rutin anggota Polsubsektor Ulu Belu, Polsek Pulau Panggung, Minggu (17/5/2026). Dua pria yang diduga membawa hasil curian kopi panik saat dipergoki polisi hingga nekat kabur meninggalkan sepeda motor dan bahkan sandal mereka di lokasi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat petugas patroli melintasi wilayah Pekon Pagar Alam, Kecamatan Ulu Belu. Saat itu anggota melihat dua pria berboncengan sepeda motor sambil membawa dua karung putih berisi buah kopi gelondongan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Curiga dengan gerak-gerik keduanya, petugas langsung berbalik arah untuk melakukan pemeriksaan. Namun bukannya berhenti, kedua pria tersebut justru tancap gas.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, petugas langsung melakukan pengejaran hingga ke wilayah Pekon Gunung Tiga.

“Ketika masuk gang sempit yang sulit dilalui kendaraan, kedua terduga pelaku meninggalkan motor lalu kabur ke arah gelap,” kata Iptu Suamin.

BACA JUGA :  Polisi Ringkus Pemuda Penantang Muslim di Sukabumi

Meski pelaku berhasil meloloskan diri, polisi tidak pulang dengan tangan kosong. Petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna putih bernomor polisi BE-7424-VT, dua karung kopi gelondongan, serta dua pasang sandal yang diduga milik pelaku.

Warga pun berseloroh, kopi gagal dibawa kabur, sandal pun ikut “diamankan polisi”.

Kapolsek menjelaskan, patroli rutin tersebut dilakukan sejak pukul 01.00 WIB oleh Aiptu Heriyansyah, Bripka Eko Priyono dan Bripda A. Doli Yogansah sebagai upaya menjaga keamanan wilayah perkebunan yang rawan pencurian hasil panen kopi.

BACA JUGA :  Bantuan Pangan Mulai Didistribusikan di Pematang Sawa

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para terduga pelaku sekaligus mencari pemilik kopi yang diduga menjadi korban pencurian.

“Kami masih menelusuri kepemilikan kendaraan dan mengembangkan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. ***