Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Tragis! Mancing Berujung Petaka, Pemuda Bekasi Hilang di Kali Bekasi

×

Tragis! Mancing Berujung Petaka, Pemuda Bekasi Hilang di Kali Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kakak Adik Hilang di Kali Bekasi, Diduga Terbawa Arus Saat Mandi dalam pencarian tim Kamis 16 Januari 2025
foto dok. pencarian korban di Kali Bekasi oleh Tim SAR

KOTA BEKASI – Seorang pemuda berinisial MIM (22), warga Jakasampurna, Bekasi Barat, dilaporkan hilang setelah terseret arus deras saat mencoba menyeberangi Kali Bekasi tepatnya di kawasan Kompleks Pondok Mitra Lestari (PML), Kecamatan Jatiasih, Sabtu sore (23/5/2026).

Peristiwa itu dilaporkan bermula dari aktivitas santai yang niat awalnya cuma mencari ikan, bukan malah bikin tim SAR kerja lembur sampai malam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama sejumlah rekannya awalnya memancing di area polder sekitar lokasi. Namun karena hasil pancingan nihil alias ikan tampaknya ikut menerapkan “work from home”, mereka kemudian berpindah ke bantaran Kali Bekasi.

Di lokasi baru itu, korban mengajak teman-temannya menyeberangi sungai. Sebagian rekannya memilih menolak karena khawatir dengan derasnya arus dan kondisi sungai yang dikenal tidak bisa diajak kompromi.

BACA JUGA :  Tanggul Pengendali Banjir Kali Bekasi Rampung Juni 2024

Sayangnya, korban bersama beberapa rekannya tetap nekat turun ke aliran sungai.

Saat berada di tengah arus, korban diduga mulai kelelahan dan tidak mampu melawan derasnya aliran air Kali Bekasi yang belakangan memang sedang tinggi akibat cuaca dan kiriman air dari wilayah hulu.

“Korban diduga tidak kuat melawan arus saat berada di tengah sungai. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat terseret sekitar 50 meter sebelum akhirnya hilang tenggelam,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Kota Bekasi, Karsono.

Laporan warga diterima BPBD Kota Bekasi sekitar pukul 17.36 WIB. Tim gabungan langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 18.05 WIB untuk melakukan penanganan awal.

BACA JUGA :  Direktur RPI Soroti Kekisruhan di DPRD Kota Bekasi: BK Award Jadi “BK O’Ward”

“Benar, ada satu korban berinisial MIM yang dilaporkan hilang tenggelam di Kali Bekasi,” kata Karsono.

Operasi pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Bekasi, Polsek Jatiasih, Satpol PP, Linmas, hingga pengurus lingkungan setempat.

Petugas mengerahkan perahu rafting, pelampung, tali karmantel, hingga lampu penerangan untuk menyisir lokasi kejadian. Penyisiran visual dilakukan melalui jalur darat sejauh sekitar 100 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Menurut Karsono, korban sempat terdeteksi berada di sekitar tumpukan kayu di aliran sungai. Namun proses evakuasi terkendala kondisi medan yang sulit serta minim pencahayaan.

“Korban sempat terlihat di sekitar tumpukan kayu, tapi evakuasi belum bisa dilakukan karena arus dan kondisi lokasi cukup menyulitkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jawab Keluhan Pelanggan, Perumda Tirta Patriot Beralih ke Sumber Air Baku Jatiluhur

BPBD juga merilis ciri-ciri korban, yakni berkulit putih, berambut keriting, tinggi sekitar 160 sentimeter, dan terakhir mengenakan celana pendek hijau-putih. Korban juga memiliki bekas luka kecelakaan di dekat ibu jari kaki kanan dan kiri.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa derasnya arus Kali Bekasi bukan tempat untuk uji nyali dadakan, apalagi sekadar membuktikan keberanian di depan teman-teman.

Warga sekitar pun mengaku prihatin karena masih banyak masyarakat yang meremehkan kondisi sungai, terutama saat debit air meningkat.

“Kalau lihat arus Kali Bekasi sekarang, jangankan manusia, sandal jepit saja kalau hanyut belum tentu balik,” ujar seorang warga di lokasi.

Hingga Sabtu malam, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.***