Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Maut di Jalan Siliwangi Bekasi! Dua Pengendara Tewas Terlindas Truk, Motor Senggolan Jadi Pemicu

×

Maut di Jalan Siliwangi Bekasi! Dua Pengendara Tewas Terlindas Truk, Motor Senggolan Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini
Dua pengendara sepeda motor tewas setelah terjatuh dan terlindas ban belakang truk boks di Jalan Siliwangi KM 6,8, Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (26/9/2026) siang. - foto dok

KOTA BEKASI — Jalan Siliwangi, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang sering disebut jalur tengkorak, kembali menjadi lokasi kecelakaan maut.

Dua pengendara sepeda motor tewas setelah terjatuh dan terlindas ban belakang truk boks di Jalan Siliwangi KM 6,8, Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (26/9/2026) siang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB itu melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 5048 FVI, sebuah sepeda motor lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya, serta truk boks bernomor polisi F 8522 GY.

Dua korban yang diketahui berboncengan di Honda Beat meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mereka masing-masing Kharisma Fajar (24), warga Jakarta Barat, dan Dea Ananda Suci Rahmawati (20), warga Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA :  Fatur Sebut Rekomendasi PAN ke Herkos-Gus Shol Lebih Berbobot

Peristiwa tersebut kembali menjadi sorotan karena Jalan Siliwangi selama ini kerap disebut warga sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan di wilayah Kota Bekasi.

Motor Diduga Senggolan, Dua Korban Terjatuh ke Kanan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi kedua korban melaju searah dengan kendaraan lain.

Di tengah perjalanan, motor korban diduga bersenggolan dengan sepeda motor lain.

“Korban berboncengan dengan sepeda motor Honda Beat. Saat melaju satu arah, sepeda motor korban bersenggolan dengan sepeda motor yang belum diketahui identitasnya,” ujar Rojali saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).

Benturan tersebut membuat sepeda motor korban kehilangan kendali.

Motor kemudian terjatuh ke sisi kanan badan jalan.

Masalahnya, pada saat bersamaan sebuah truk boks sedang melintas di sisi kanan motor korban.

BACA JUGA :  Plt Wali Kota Bekasi Ingatkan Perencanaan Harus sesuai Kebutuhan dan Pendapatan

Jarak dan momentum akhirnya menjadi kombinasi yang berujung fatal.

“Kedua korban terjatuh ke kanan dan masuk ke kolong kendaraan truk boks, sehingga terlindas ban kiri belakang truk,” kata Rojali.

Dua nyawa pun melayang di lokasi.

Polisi kini masih memburu informasi mengenai sepeda motor yang diduga bersenggolan dengan kendaraan korban.

Identitas pengendara motor tersebut belum diketahui hingga proses penyelidikan dilakukan.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kendaraan yang terlibat turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Akibat kecelakaan tersebut, Kharisma Fajar dan Dea Ananda Suci Rahmawati meninggal dunia di lokasi.

Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban ke RSUD Kota Bekasi.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi,” tutur Rojali.

BACA JUGA :  Pemko Bekasi Dipertanyakan Terkait Pertanggungjawaban Biaya Proyek PSEL

Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk mencari identitas pengendara sepeda motor yang disebut terlibat senggolan.

Sebelumnya, kondisi infrastruktur di sekitar Jalan Siliwangi juga pernah menjadi perhatian. Pada September 2026, misalnya, terdapat laporan mengenai lubang terbuka di akses dari Jalan Siliwangi menuju Jalan Bina Marga yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Jalan Siliwangi sendiri merupakan salah satu akses penting di kawasan Rawalumbu dan dilalui berbagai aktivitas kendaraan. Data pemetaan jalan publik juga menunjukkan keberadaan sejumlah fasilitas dan akses transportasi di sepanjang kawasan tersebut.

Namun, untuk kecelakaan Sabtu siang ini, polisi belum menyimpulkan adanya hubungan antara kondisi infrastruktur dengan penyebab kecelakaan.

Penyebab pasti masih menjadi bagian dari penyelidikan.***