Scroll untuk baca artikel
HUKRIMLAMPUNG

Karyawan Koperasi di Pesawaran Ditemukan Tewas Usai Keliling, Pasutri Dikabarkan Diamankan Polisi

×

Karyawan Koperasi di Pesawaran Ditemukan Tewas Usai Keliling, Pasutri Dikabarkan Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Karyawan Koperasi saat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di belakang rumah warga di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (25/9/2026) dini hari

PESAWARAN — Misteri hilangnya seorang karyawan koperasi keliling setelah menyelesaikan pekerjaan berujung tragis. Pria tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di belakang rumah warga di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (25/9/2026) dini hari.

Penemuan jenazah itu sontak menggegerkan warga. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan serta evakuasi terhadap korban.

Informasi yang dihimpun, korban merupakan karyawan salah satu koperasi keliling yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pringsewu.

BACA JUGA :  Dituding simpangkan Dana Desa, Kades Madajaya Dituntut Mundur

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui tidak kunjung kembali setelah jam kerjanya berakhir. Ia juga disebut tidak memberikan kabar kepada keluarga maupun koordinator lapangan.

Kondisi tersebut membuat koordinator lapangan bersama keluarga korban melakukan pencarian. Upaya itu akhirnya menemukan titik terang setelah korban ditemukan di bagian belakang rumah salah seorang warga di Desa Bogorejo.

Kapolsek Gedong Tataan AKP Sukoco membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, hingga kini polisi belum menyampaikan identitas maupun alamat korban.

“Ya, benar ada kejadian tersebut,” ujar Sukoco sebagaimana dikutip Wawai News, Sabtu (26/9/2026).

BACA JUGA :  Tahun 2020, Struktur Pemkab Lamtim Tiadakan Bagian Humas

Menurut Sukoco, jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian.

“Sekarang sedang dilakukan visum. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan lebih terkait kematian korban,” katanya.

Polisi juga belum menarik kesimpulan mengenai penyebab maupun motif kematian korban, termasuk mengenai kemungkinan adanya unsur pidana atau pembunuhan.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban ditemukan meninggal dunia.

“Belum bisa kita simpulkan motif kematiannya karena apa. Jadi kita tunggu saja hasil visumnya nanti,” pungkas Sukoco.

BACA JUGA :  Kakon Sampang Turus Disebut Alihkan Penerima BLT DD Sepihak, Ini Penjelasannya

Sementara itu, sebagaimana dilansir Wawai News, video yang beredar di masyarakat memperlihatkan proses evakuasi jenazah korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara. Tangisan keluarga terdengar mengiringi proses tersebut.

Dalam video lainnya juga beredar, muncul informasi bahwa seorang pasangan suami istri (pasutri) disebut telah diamankan polisi dan peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan pembunuhan.

Namun, informasi mengenai pengamanan pasutri tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum mengungkap lebih jauh penyebab kematian korban. ***