LAMPUNG TIMUR — Pekerjaan ruas Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma mendapat perhatian langsung dari Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah.
Ela turun ke lokasi pada Kamis (24/9/2026) untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan proyek infrastruktur tersebut berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
Kunjungan itu sekaligus menjadi pesan tegas kepada kontraktor pelaksana: proyek yang dibiayai uang negara tidak boleh dikerjakan dengan prinsip yang penting selesai.
Di lapangan, Ela menekankan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian sejak tahapan awal hingga proyek rampung. Kontraktor diminta tidak mengabaikan standar teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
“Pekerjaan harus sesuai dengan perencanaan. Kualitas harus diperhatikan, prosedurnya harus benar, tata kelolanya juga harus benar,” tegas Ela.
Pernyataan tersebut menempatkan kualitas sebagai salah satu poin penting dalam pelaksanaan proyek. Sebab, jalan yang dibangun dengan anggaran pemerintah bukan sekadar mengejar angka progres pekerjaan, melainkan harus mampu memberikan manfaat dan ketahanan dalam jangka panjang.
Ela juga mengingatkan bahwa tanggung jawab proyek tidak berhenti pada kontraktor.
Menurutnya, seluruh unsur yang terlibat dalam pekerjaan harus menjalankan fungsi masing-masing secara serius. Pengawasan, kata dia, tidak boleh hanya hadir di atas kertas sementara kondisi lapangan berjalan tanpa kontrol.
“Pengawasan tetap harus dilakukan. Jangan sampai pekerjaan berjalan tetapi pengawasannya tidak maksimal,” ujarnya.
Pesan ini menjadi penting karena kualitas proyek infrastruktur sangat bergantung pada rantai pengawasan sejak perencanaan, pelaksanaan hingga pemeriksaan hasil pekerjaan.
Tak hanya meminta kontraktor dan jajaran pemerintah bekerja sesuai aturan, Ela juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pekerjaan Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma.
Menurutnya, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan temuan maupun persoalan yang muncul selama proyek berlangsung melalui mekanisme yang benar.
“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi dan memonitoring jalannya pekerjaan. Kalau ada yang perlu disampaikan, silakan disampaikan melalui mekanisme yang benar,” kata Ela.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting sebagai bagian dari kontrol publik terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.
Apalagi, masyarakat merupakan pihak yang nantinya akan merasakan langsung manfaat maupun dampak dari kualitas pekerjaan jalan tersebut.
Ela juga menyoroti peran seluruh unsur pengawasan dalam proyek tersebut.
Mulai dari Dinas PUPR, pihak perencana, konsultan pengawas, tim monitoring dan evaluasi hingga Inspektorat diminta menjalankan fungsi sesuai kewenangan masing-masing.
Ela menegaskan seluruh proses harus berlangsung transparan dan akuntabel.
“PUPR, pengawas, perencana, tim monitoring dan evaluasi, termasuk Inspektorat, harus transparan. Kita ingin pembangunan ini sesuai dengan perencanaan dan kualitas yang telah ditentukan,” tegasnya.
Turunnya Bupati Ela secara langsung ke lokasi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan.
Pemkab Lampung Timur berharap ruas Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma dapat diselesaikan sesuai perencanaan, memenuhi ketentuan teknis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.***













