“Dan ini juga peringatan bagi pemerintah betapa bahayanya jalanan yang rusak terhadap keamanan berlalu lintas,” sambungnya.
Politikus PDI Perjuangan itu mendesak agar dilalukan investigasi menyeluruh terhadap kecelakaan tersebut. Menurutnya, penyebab kecelakaan lalu lintas kerap dipengaruhi lebih dari satu faktor.
“Terkait Armada tentu dalam melakukan investigasi nanti harus secara menyeluruh dilakukan, karena penyebab kecelakaan sering kali tidak hanya satu, faktor kondisi kendaraan dan sopir juga menentukan,” tuturnya.
Diketahui, kecelakaan terjadi Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Bus terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumsel. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Karim mengungkapkan, dugaan kecelakaan terjadi karena bus ALS oleng ke jalur berlawanan, diduga hendak menghindari lubang. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Keterangan dari kernet bus yang selamat, bus sempat oleng ke kanan. Diduga menghindari lubang hingga akhirnya masuk ke jalur orang dan menyebabkan bus beradu kambing dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan,” ungkapnya.***













