Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Dibuka Besar-Besaran! 35.476 Lowongan Koperasi Merah Putih, Peluang Jadi Pegawai BUMN Tanpa Syarat Ribet

×

Dibuka Besar-Besaran! 35.476 Lowongan Koperasi Merah Putih, Peluang Jadi Pegawai BUMN Tanpa Syarat Ribet

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Kabar segar bagi pencari kerja datang dari sektor koperasi dan perikanan. Pemerintah membuka 35.476 lowongan kerja dalam program Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih dengan iming-iming status pegawai di bawah entitas BUMN.

Program ini melibatkan dua perusahaan, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara dan PT Agrinas Jaladri Nusantara yang berada di bawah payung PT Agrinas Nusantara.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sebanyak 30.000 posisi dibuka untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih, sementara 5.476 posisi lainnya untuk pegawai Kampung Nelayan Merah Putih.

BACA JUGA :  Dalang Coffee Produk Budi Sasmito Cocok Untuk Oleh-oleh Dari Ulu Belu

Syarat Relatif “Ramah”, Semua Jurusan Bisa

Rekrutmen ini terbuka untuk lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan. Syarat utamanya:

  • IPK minimal 2,75
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan

Artinya, peluang terbuka lebar tidak terbatas pada jurusan tertentu.

Namun ada satu catatan penting: domisili bisa jadi penentu. Jika nilai peserta sama, pelamar dari daerah penempatan akan diprioritaskan.

Posisi yang Dibuka

Formasi yang tersedia mencakup:

BACA JUGA :  Dukung Koperasi Merah Putih, Anggota DPRD Kota Bekasi Ingatkan Syarat Ini Agar Maju
  • Manajer Koperasi Desa Merah Putih
  • Manajer Operasional Kampung Nelayan
  • Kepala Produksi
  • Penjamin Mutu
  • Administrasi Keuangan

Dengan kata lain, dari level manajerial hingga teknis tersedia tinggal menyesuaikan kualifikasi.

Cara Daftar, Jangan Lewat Tanggal

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi:
https://phtc.panselnas.go.id/

Periode pendaftaran:

  • Dibuka: 15 April 2026
  • Ditutup: 24 April 2026

Pelamar wajib membuat akun dan mengisi data secara lengkap di portal tersebut. Tidak ada jalur offline atau “titipan”.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan.

BACA JUGA :  Harga CPO Terbang! Tembus Level Tertinggi 4 Bulan, Peluang Emas bagi Indonesia sebagai Raja Sawit Dunia

“Tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan. Kalau ada yang minta imbalan, itu penipuan,” tegasnya.

Pesan ini penting, mengingat rekrutmen besar seperti ini sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Rekrutmen ini baru tahap awal. Pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 30.000 koperasi dan 1.369 kampung nelayan dalam waktu dekat, dengan target jangka panjang mencapai 80.000 koperasi di seluruh Indonesia.

Artinya, peluang kerja serupa kemungkinan masih akan dibuka pada tahap berikutnya.***