Scroll untuk baca artikel
Ragam

Dikira Pegawai Bank, Ternyata Juragan Cilok! Kisah Single Mom Cantik di Lampung Ini Viral dan Banjir Pujian

×

Dikira Pegawai Bank, Ternyata Juragan Cilok! Kisah Single Mom Cantik di Lampung Ini Viral dan Banjir Pujian

Sebarkan artikel ini
Viral! Penjual cilok cantik di Lampung dikira pegawai bank. Ibu satu anak ini mandiri jualan Cilok Rondo di bagasi mobil, tampil rapi & gigih cari rezeki. Foto: Dok. Instagram @elma_bakulcilok.

WawaiNEWS.ID – Ada yang datang membeli cilok, ada pula yang pulang membawa rasa penasaran. Bukan karena sambalnya terlalu pedas, melainkan karena sosok penjualnya sukses membuat warganet salah menebak profesi.

Wanita berparas anggun yang viral di media sosial itu adalah Elma Nurmala (28), atau yang akrab disapa Buk Rondo. Penampilannya yang rapi mengenakan busana hitam formal dipadukan hijab cokelat membuat banyak orang mengira dirinya bekerja sebagai pegawai bank atau kantoran.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Faktanya, perempuan asal Natar, Lampung Selatan itu justru memilih menjadi pengusaha kuliner mandiri. Setiap sore, ia membuka bagasi mobilnya dan menyulapnya menjadi gerai mungil untuk menjual Cilok Rondo serta es teler di kawasan Bundaran Hajimena, Bandar Lampung.

Video dan foto kesehariannya yang diunggah melalui akun Instagram @elma_bakulcilok pun mendadak viral. Ribuan warganet memberikan komentar, bukan hanya karena parasnya yang menawan, tetapi juga karena semangatnya mencari nafkah sebagai ibu tunggal.

Cantik Boleh, Kerja Keras Wajib

Di balik senyum ramah saat melayani pelanggan, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan yang harus membesarkan anak laki-lakinya seorang diri.

BACA JUGA :  Mencekam! Video Penggerebekan di Lamtim Viral, Diduga Buru Penembak Brigpol Arya Supena

Perceraian yang dialaminya pada 2019 bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk bangkit.

Alih-alih larut dalam kesedihan, Elma memilih menata hidup dengan tetap mempertahankan usaha cilok yang telah ia rintis sejak 2017, ketika masih berstatus sebagai istri.

“Saya sudah jualan cilok sejak 2017 dengan sistem COD melalui Facebook. Setelah bercerai pada akhir 2019, sampai sekarang saya menjalani semuanya sebagai single mom,” ungkap Elma.

Kini, usaha tersebut berkembang berkat ide sederhana namun kreatif: memanfaatkan bagasi mobil yang sebelumnya lebih sering terparkir menjadi lapak jualan yang unik dan menarik perhatian.

“Daripada mobil hanya menganggur, saya berpikir kenapa tidak dimanfaatkan untuk berjualan,” katanya.

Bagasi Mobil Disulap Jadi Gerai Viral

Keunikan konsep berjualan dari bagasi mobil menjadi salah satu alasan kontennya ramai dibagikan di media sosial.

Tak hanya menjual makanan, Elma juga membagikan aktivitas hariannya melalui TikTok dan Instagram. Mulai dari proses memasak, menata dagangan, hingga melayani pembeli.

BACA JUGA :  Viral, Video Pasangan Mahasiswa di Lampung Beradegan Mesum

Aktivitas yang tampak sederhana itu justru menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Rutinitasnya pun tidak ringan. Setiap hari ia memulai produksi sejak pukul 08.00 WIB bersama karyawannya.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.00 WIB, ia mulai membuka lapak hingga pukul 21.00 WIB.

Meski bekerja hampir seharian, Elma tetap tampil rapi, bersih, dan percaya diri.

Netizen: “Kirain Berangkat Ngantor”

Penampilan Elma menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Banyak netizen mengaku sempat mengira dirinya adalah pegawai bank, ASN, bahkan pejabat.

“Kak cantik seperti pegawai bank,” tulis salah satu akun.

“Resign dari bank ya, Kak?” komentar warganet lainnya.

“Ini bukan jualan cilok, tapi seperti mau berangkat ngantor,” tulis pengguna Instagram lain.

Ada pula yang memuji kegigihannya sebagai perempuan mandiri.

“Wanita tangguh,” tulis salah satu komentar.

Sementara komentar lain bernada jenaka berbunyi, “Seperti ibu pejabat. Cowok pasti segan mau godain.”

Cilok Murah, Semangatnya Tak Ternilai

Meski kini viral dan dikenal luas, harga dagangan Elma tetap bersahabat.

BACA JUGA :  “Takhta Koran Runtuh, Algoritma Berkuasa: Wartawan Terjepit di Antara Viral, Etika, dan ‘Anggaran Lama’”

Satu porsi Cilok Rondo dijual mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, sehingga tetap terjangkau bagi semua kalangan.

Baginya, viral hanyalah bonus.

Yang terpenting adalah usahanya mampu terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan masa depan sang buah hati.

Ketika Jas Formal Kalah Sama Aroma Cilok

Di zaman media sosial, penampilan memang sering menjadi “CV pertama” yang dinilai orang.

Kalau memakai blazer, langsung dikira pegawai bank.

Kalau membuka bagasi mobil, dikira sedang mengambil koper.

Padahal yang keluar justru panci cilok.

Kisah Elma mengingatkan bahwa kesuksesan tidak selalu datang dari ruang kantor berpendingin udara.

Kadang, ia lahir dari bagasi mobil yang dipenuhi uap cilok hangat, tangan yang tak pernah berhenti bekerja, dan seorang ibu yang memilih bangkit daripada menyerah.

Sebab, profesi boleh sederhana.

Tetapi harga diri seseorang tidak pernah ditentukan oleh seragam yang dikenakan, melainkan oleh keberanian untuk terus berjuang.***