Scroll untuk baca artikel
Hukum & KriminalTANGGAMUS

Niat Melamar Janda! Malah Dijemput Polisi, Kisah Cinta DPO di Tanggamus Berakhir di Balik Jeruji

×

Niat Melamar Janda! Malah Dijemput Polisi, Kisah Cinta DPO di Tanggamus Berakhir di Balik Jeruji

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi, (foto_ai)

TANGGAMUS – Ada pepatah lama yang mengatakan, jodoh tak akan ke mana. Namun bagi seorang pria di Pekon Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, jodohnya memang tidak ke mana-mana, justru dirinya yang akhirnya dibawa ke kantor polisi.

Kisah ini bermula ketika warga setempat dibuat penasaran dengan aktivitas sebuah rumah milik seorang janda berinisial M. Rumah yang biasanya tenang itu belakangan sering kedatangan tamu misterius pada jam-jam yang membuat ayam pun sudah lama tertidur.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Rasa penasaran warga akhirnya mencapai titik didih pada Selasa malam (16/6/2026). Sejumlah warga menggelar operasi senyap ala intel kampung dengan target seorang pria yang diduga sedang kasmaran berat.

Bang Jago, salah seorang warga yang ikut dalam “misi pengungkapan cinta terlarang” itu, mengaku awalnya sedang lembur di bengkel sebelum mendapat panggilan darurat dari rekannya.

BACA JUGA :  Gegara Batas Lahan Berujung Brutal: Tegur Ekskavator, Warga Lampung Timur Malah Dihajar hingga Sesak Napas

“Saya kira ada masalah besar. Ternyata memang besar, tapi bukan kebakaran atau maling, melainkan urusan asmara,” ujarnya sambil tertawa.

Saat rumah digerebek, sang pria ternyata memiliki kemampuan sprint yang cukup baik. Ia berhasil lolos dari kepungan warga dan menghilang dalam gelap malam, meninggalkan M menghadapi sesi tanya jawab yang berlangsung lebih serius daripada sidang skripsi.

Di hadapan warga, M akhirnya mengakui bahwa pria tersebut memang memiliki hubungan khusus dengannya. Warga yang terkenal gemar menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan pun langsung menawarkan solusi klasik: menikah.

Keesokan harinya, mungkin karena tersentuh oleh nasihat warga atau memang sedang serius jatuh cinta, pria tersebut kembali datang. Kali ini bukan untuk sembunyi-sembunyi, melainkan dengan niat mulia meminang sang pujaan hati.

BACA JUGA :  “Jalan Lurus Menuju Tanah Suci: Dua Tiket Umroh Pemenang Colour Run Nyangkut di Tikungan APBD”

Sayangnya, kisah cinta yang semestinya masuk babak lamaran justru kandas sebelum akad. Keluarga M menolak lamaran tersebut. Entah karena faktor hati, faktor masa depan, atau mungkin faktor lain yang lebih mengejutkan.

Melihat situasi mulai memanas, warga memilih langkah paling aman: menghubungi polisi agar drama tidak berubah menjadi sinetron laga.

Tak lama kemudian, anggota Polsek Pulau Panggung datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan identitas terhadap calon pengantin yang gagal tersebut.

Nah, di sinilah alur cerita berubah drastis.

Jika sebelumnya warga mengira mereka sedang mengurus urusan cinta, ternyata tanpa sengaja mereka sedang membantu program penangkapan buronan.

Setelah identitas diperiksa, polisi menemukan fakta bahwa pria tersebut ternyata masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor.

Seketika suasana yang tadinya mirip forum keluarga berubah menjadi operasi penegakan hukum.

BACA JUGA :  Begini Tanggapan Pj Sekda Tanggamus Disebut Sombong dan Alergi Terhadap Wartawan

Tanpa perlu adegan kejar-kejaran episode kedua, pria itu langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Pulau Panggung untuk mempertanggungjawabkan perkara yang selama ini membuatnya berstatus buronan.

Warga yang sejak awal hanya ingin memastikan hubungan asmara berjalan sesuai norma kampung pun tak menyangka berhasil mencetak prestasi tambahan: membantu polisi menangkap DPO.

Bisa dibilang, ini adalah salah satu kisah cinta paling unik tahun ini. Datang untuk melamar, pulang dengan pengawalan aparat. Niat mencari pasangan hidup, malah bertemu proses hukum.

Hingga kini, polisi masih mendalami keterlibatan pria tersebut dalam kasus curanmor maupun kemungkinan jaringan kriminal lainnya.

Sementara itu, warga Pulau Panggung mungkin mendapat pelajaran baru bahwa terkadang rasa ingin tahu terhadap urusan asmara tetangga bisa berujung membantu pengungkapan kasus kriminal. ***