KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggelar acara Walimatussafar Haji 2026 bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji, Rabu (6/5/2026). Momentum kali ini terasa istimewa karena Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut menjadi bagian dari rombongan jemaah yang berangkat menuju Tanah Suci.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Abdul Harris Bobihoe, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama dari MUI, PCNU, Muhammadiyah, hingga FKUB Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa seluruh atribut jabatan dan status sosial harus ditinggalkan saat menjalankan ibadah haji. Menurutnya, semua jemaah setara di hadapan Allah SWT.
“Kalau nanti bertemu saya di Tanah Suci, tidak perlu lagi memanggil ‘Pak Wali’. Kita semua sama, memakai kain ihram yang sama, antre bersama, dan belajar sabar bersama,” ujar Tri.
Pernyataan tersebut disambut hangat para ASN dan tamu undangan yang hadir.
Meski menjalankan ibadah haji, Tri memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bekasi tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Untuk menjaga stabilitas pemerintahan, kepemimpinan sementara diserahkan kepada Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe selama masa cuti ibadah berlangsung.
“Pemerintahan tidak boleh berhenti. Amanah ini saya titipkan kepada Pak Wakil Wali Kota bersama seluruh jajaran untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Tri bahkan menyebut pembagian tugas tersebut sebagai bentuk ikhtiar bersama:
- dirinya menjalankan ibadah dan doa di Tanah Suci,
- sementara Wakil Wali Kota memimpin jalannya pemerintahan di Kota Bekasi.
Dalam momen tersebut, Tri juga mengingatkan pentingnya menjaga niat ibadah dan memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa jabatan hanyalah amanah sementara, sedangkan pengabdian dan ketulusan menjadi nilai utama yang harus dijaga.
Menjelang keberangkatan, Wali Kota Bekasi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN dan masyarakat Kota Bekasi atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Kami mohon doa agar diberikan kelancaran dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ucapnya.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh layanan publik, koordinasi pemerintahan, dan program pembangunan tetap berjalan selama Wali Kota menjalankan ibadah haji.
Momentum Walimatussafar ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga simbol kesinambungan pemerintahan dan komitmen menjaga pelayanan masyarakat tetap maksimal.***











