BINTAN – Dosen Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dr Zaitun, bersama tim dosen FKIP UMRAH memperkenalkan air Dohot kepada siswa SMAN 1 Teluk Bintan, Rabu (13/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang dilakukan tim untuk mengangkat kembali warisan kuliner khas Melayu kepada generasi muda.
Menurut Zaitun, air Dohot bukan sekadar minuman biasa, melainkan minuman yang memiliki sejarah panjang. Pada masa lalu, air Dohot menjadi minuman istimewa yang disajikan khusus untuk menyambut tamu-tamu kerajaan.
Ia menjelaskan bahwa kini air Dohot tidak lagi eksklusif untuk kalangan kerajaan, melainkan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat luas di Kepulauan Riau. Selain menyegarkan saat diminum dalam keadaan dingin, air Dohot juga diyakini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.
Antusiasme tinggi ditunjukkan siswa kelas 11 SMAN 1 Teluk Bintan saat mendengarkan pemaparan dari dua pemateri, Zaitun dan Mulia Wiwin. Tidak hanya menyimak materi, para siswa juga berkesempatan mencicipi langsung kesegaran air Dohot yang sengaja dibawa khusus dari Pulau Penyengat.
Sebagai bagian dari proses penelitian, siswa turut diminta mengisi kuesioner untuk mengukur respons dan tingkat penerimaan generasi muda terhadap minuman tradisional tersebut.
Kepala SMAN 1 Teluk Bintan, Iman Sabarullah, menyambut baik kedatangan tim riset FKIP UMRAH ke sekolahnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya dan warisan kuliner Melayu, sekaligus mempererat kolaborasi antara UMRAH dan sekolah-sekolah di Kepulauan Riau.**













