KOTA BEKASI – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Bekasi untuk memperkuat komitmen reformasi tata kelola pendidikan. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara tegas menandatangani komitmen bersama dengan pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi guna memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan bersih, transparan, dan akuntabel.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa praktik-praktik tidak adil dalam proses penerimaan siswa baru tidak lagi mendapat ruang di Kota Bekasi.
Dalam amanatnya, Tri Adhianto menegaskan bahwa seluruh proses SPMB harus berlandaskan aturan yang jelas dan prinsip keadilan.
“Tidak ada titipan, tidak ada orang dalam, dan semua harus sesuai dengan lokasi antara siswa dan sekolahnya,” tegas Tri.
Penegasan ini sekaligus menjadi komitmen untuk menghapus praktik kecurangan serta memastikan setiap peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama berdasarkan mekanisme yang sah.
Keterlibatan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dalam proses ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat aspek pengawasan dan akuntabilitas. Pendampingan hukum diharapkan mampu mencegah potensi pelanggaran sejak awal serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.
Kolaborasi ini juga mencerminkan pendekatan serius pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang berintegritas.
Dalam upacara Hardiknas, Tri Adhianto juga membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menegaskan arah kebijakan pendidikan nasional melalui lima program strategis, yakni:
- Pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi
- Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru
- Penerapan pembelajaran mendalam berbasis budaya dan lingkungan
- Penguatan literasi dan numerasi
- Perluasan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau
Pemerintah Kota Bekasi menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut secara konkret di tingkat daerah.
Rangkaian Hardiknas di Kota Bekasi juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan non-akademik.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada juara umum National Firefighter Skill Competition 2026 di Palembang, yang turut mengharumkan nama Kota Bekasi di tingkat nasional.
Melalui komitmen transparansi SPMB dan penguatan kolaborasi lintas lembaga, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan langkah nyata dalam membangun sistem pendidikan yang adil, bersih, dan berdaya saing.
Hardiknas 2026 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum strategis untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pendidikan benar-benar berpihak pada kualitas dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
Bekasi kirim pesan tegas pendidikan harus jujur, transparan, dan tanpa kompromi.***













