Scroll untuk baca artikel
Teknologi

AI Kuasai Penulisan Artikel di Internet, Konten Buatan Mesin Lampaui Karya Manusia

×

AI Kuasai Penulisan Artikel di Internet, Konten Buatan Mesin Lampaui Karya Manusia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi AI

WawaiNEWS.ID – Dominasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di internet semakin nyata. Jika sebelumnya AI hanya diposisikan sebagai alat bantu, kini teknologi tersebut mulai mengambil alih salah satu ruang terbesar di dunia digital, yakni penulisan artikel.

Riset terbaru dari Graphite menunjukkan pertumbuhan tajam artikel yang dihasilkan AI dalam lima tahun terakhir. Pada Januari 2020, porsi artikel buatan AI hanya sekitar 2,2 persen dari sampel yang diteliti. Namun pada Mei 2025, angkanya melonjak hingga 51,7 persen.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Data tersebut menandakan mayoritas artikel dalam sampel penelitian kini ditulis oleh sistem AI, bukan sepenuhnya oleh manusia. Temuan ini sekaligus memperlihatkan perubahan besar dalam lanskap produksi konten digital global.

BACA JUGA :  Panduan Setting TV Digital Tanpa Set Box, Tapi Harus Teliti dan Sabar!

Dalam studi itu, Graphite menganalisis sekitar 65.000 URL berbahasa Inggris dari basis data Common Crawl. Sebuah artikel dikategorikan sebagai konten buatan AI apabila lebih dari separuh isi teks terdeteksi dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan.

Peneliti memperkirakan titik balik terjadi pada November 2024. Pada periode tersebut, untuk pertama kalinya jumlah artikel buatan AI melampaui artikel yang sepenuhnya ditulis manusia.

Sebelumnya, pada Januari 2020, sekitar 97,8 persen konten masih ditulis manusia. Namun setelah kemunculan ChatGPT dan berbagai model generatif lainnya, pertumbuhan artikel AI berlangsung sangat cepat.

BACA JUGA :  Cara Ngintip Status WA Tanpa Diketahui Teman, Langsung Coba

Setahun setelah ChatGPT diperkenalkan ke publik, tepatnya November 2023, pangsa artikel buatan AI sudah mencapai 39 persen. Tren itu terus meningkat hingga menyalip konten manusia pada akhir 2024. Bahkan pada Januari 2025, porsi artikel AI sempat tercatat mencapai 55,1 persen.

Fenomena ini menjadi sinyal bahwa industri media, pemasaran digital, blog, hingga situs informasi semakin mengandalkan otomatisasi produksi konten. AI dinilai mampu menghasilkan tulisan lebih cepat, lebih murah, dan dalam skala besar dibandingkan tenaga manusia.

BACA JUGA :  Sora Masuk ChatGPT: OpenAI Siapkan Era Baru Bikin Video AI Langsung dari Chat, Tapi Biayanya Bisa Fantastis

Meski menawarkan efisiensi, penggunaan AI secara masif juga memunculkan tantangan serius. Mulai dari kualitas tulisan, akurasi data, hingga keaslian informasi menjadi sorotan utama.

Banjir artikel buatan AI dikhawatirkan meningkatkan konten berulang, miskin verifikasi, serta berpotensi memicu penyebaran informasi menyesatkan apabila tidak diawasi secara ketat.

Di sisi lain, tren ini juga menjadi peringatan bagi profesi yang bergantung pada produksi tulisan rutin. Sementara bagi perusahaan media dan platform digital, AI dinilai sebagai alat baru untuk menekan biaya operasional dan mempercepat produksi konten.***