Scroll untuk baca artikel
Wisata

Wisata Curug Ciparay Berujung Duka, Pengunjung Asal Jakarta Timur Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam

×

Wisata Curug Ciparay Berujung Duka, Pengunjung Asal Jakarta Timur Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Foto: Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang pengunjung yang dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Curug Ciparay, Kampung Raina Ciputri, RT 05/RW 08, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).

BOGOR – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang pengunjung yang dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Curug Ciparay, Kampung Raina Ciputri, RT 05/RW 08, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).

Korban diketahui bernama Nadzar Fanani (31), warga Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Setelah dilakukan pencarian intensif sejak Sabtu sore, korban akhirnya ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.25 WIB.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Korban ditemukan di dasar sungai pada kedalaman sekitar tiga meter dengan kondisi kaki tersangkut di sela-sela bebatuan. Tim SAR yang melakukan penyelaman di titik terakhir korban terlihat berhasil mengevakuasi jasad korban ke darat sebelum dibawa menggunakan ambulans desa menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

BACA JUGA :  Lembah Harau Kabupaten Lima Puluh Kota, Miliki Pesona Desa Konoha Versi Indonesia

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden tragis itu terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Saat itu korban tengah berenang bersama rekannya di area Curug Ciparay.

Diduga korban terseret arus saat berada di dekat pusaran air yang cukup kuat. Seorang saksi di lokasi sempat melihat korban kehilangan kendali sebelum akhirnya tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan.

BACA JUGA :  Dokter Tirta: Larangan Mudik Kebijakan yang Bertabrakan

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi korban.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersinergi dalam operasi pencarian ini. Berkat koordinasi dan kerja sama yang baik, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata air, terutama di lokasi yang memiliki arus deras, pusaran air, maupun karakteristik alam yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

BACA JUGA :  Ini Skema Pendanaan Wisata Air Kalimalang Bukan Hanya dari APBD

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Unit Siaga SAR Bogor, personel Brimob Kedung Halang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, Koramil dan Polsek Cibungbulang, PMI Kabupaten Bogor, relawan kebencanaan, organisasi pencinta alam, serta masyarakat setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wisata alam, khususnya kawasan air terjun dan sungai, tetap memiliki risiko tinggi. Pengunjung diimbau mematuhi aturan keselamatan, menghindari berenang di area berarus deras, serta selalu memperhatikan kondisi lingkungan sebelum beraktivitas di lokasi wisata alam. ***