Scroll untuk baca artikel
Lampung

Reses Hajat Sudrajat, Warga Mengandung Sari Minta Jalan Diaspal

×

Reses Hajat Sudrajat, Warga Mengandung Sari Minta Jalan Diaspal

Sebarkan artikel ini
Reses Anggota DPRD Lampung Timur, Hajat Sudrajat dari Fraksi Golkar di Merandungsari, Kamis (16/7) - foto Onyenk

LAMPUNG TIMUR – Setiap musim reses tiba, balai desa kembali menjadi “ruang curhat” warga. Bedanya, kali ini yang dibawa bukan sekadar keluhan, melainkan harapan agar jalan tak lagi menjadi arena uji ketahanan suspensi kendaraan.

Anggota DPRD Lampung Timur Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Partai Golkar, Hajat Sudrajat, menggelar kegiatan reses di Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik. Forum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang selama ini dinilai mendesak.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kegiatan reses dihadiri Kepala Desa Menggadung Sari Ahmad, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Sekampung Udik Ahmad Kausar, Sekretaris PK Golkar Ahmad Rozali, Ketua BPD, Ketua LPMD, perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta ratusan warga.

BACA JUGA :  Kejari Tanggamus Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Budidaya Lebah, Kenapa?

Dalam sambutannya, Hajat Sudrajat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir. Mudah-mudahan kita semua selalu diberikan kesehatan sehingga bisa bersama-sama memperjuangkan pembangunan desa,” ujarnya.

Seperti lazimnya kegiatan reses di berbagai daerah, persoalan infrastruktur kembali menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga.

Mulai dari permintaan pengaspalan jalan dusun, pembangunan drainase, talud, hingga pengecoran jalan lingkungan menjadi daftar usulan yang disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat tersebut.

BACA JUGA :  Tambang Emas Ilegal di Lahan PTPN VII: Way Kanan Kaya Emas, Miskin Etika

Bagi warga, akses jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat.

“Tidak Ada Dusta di Antara Kita”

Di hadapan masyarakat, Hajat Sudrajat menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan anggaran di DPRD Lampung Timur.

Namun ia juga mengingatkan bahwa tidak seluruh usulan dapat direalisasikan sekaligus karena menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“Tidak ada dusta di antara kita. Semua usulan masyarakat kami terima dan akan kami perjuangkan. Mudah-mudahan sebagian besar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027,” katanya.

Ia meminta masyarakat tetap bersabar karena proses pembangunan membutuhkan tahapan perencanaan dan penganggaran.

“Kuncinya masyarakat Mengandung Sari harus sabar. Kami akan terus berupaya agar aspirasi yang disampaikan bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” tambahnya.

reses sering disebut sebagai momen menyerap aspirasi masyarakat. Warga berharap usulan berubah menjadi pembangunan, sementara wakil rakyat berharap aspirasi berubah menjadi program.

Yang penting, jangan sampai jalan yang setiap tahun diusulkan justru lebih sering “melintas” di atas kertas dibanding alat berat di lapangan.***