LAMPUNG TIMUR — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperkuat mekanisasi pertanian dengan menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan ini diharapkan menjadi pengungkit produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bantuan diserahkan langsung Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah di Gedung Tani, Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana.
Total bantuan yang disalurkan terdiri dari 12 pompa air 6 inch, 12 pompa air 4 inch, 7 traktor roda empat, 5 rice transplanter, dan 4 traktor roda dua.
Ela menegaskan, Alsintan bukan sekadar bantuan pemerintah, tetapi modal produksi yang harus benar-benar bekerja di lahan petani.
“Bantuan Alsintan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada para petani. Kami berharap alat-alat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempermudah dan mempercepat pengolahan lahan,” ujar Ela.
Pompa Air Jadi Andalan
Di tengah cuaca panas dan ancaman keterbatasan air, keberadaan pompa menjadi perhatian khusus. Ela meminta kelompok tani segera memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menjaga pengairan lahan.
Penggunaan juga diminta dilakukan secara bersama agar manfaatnya tidak berhenti pada satu-dua petani.
“Kalau digunakan secara bersama dan tepat sasaran, tentu manfaatnya akan jauh lebih besar bagi kelompok tani,” katanya.
Menurut Ela, mekanisasi dapat memangkas beban dan waktu kerja petani. Namun, alat secanggih apa pun tidak akan berarti jika hanya tersimpan di gudang.
Karena itu, ia meminta penerima merawat Alsintan, menggunakannya sesuai peruntukan dan tidak memindahtangankannya.
“Bantuan ini harus dijaga, dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dipindahtangankan,” tegasnya.
Pemkab Lampung Timur juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian RI. Menurut Ela, sinergi pemerintah pusat, daerah dan kelompok tani harus terus diperkuat agar kebutuhan sarana produksi pertanian dapat dipenuhi secara bertahap.
Target akhirnya bukan sekadar bertambahnya jumlah Alsintan, tetapi lahan lebih cepat digarap, air lebih terjamin, produktivitas meningkat dan pendapatan petani ikut terdongkrak.***













