Dr Arrazy Hasyim dan Sanad Keilmuannya

Dr. H. Arrazy Hasyim, Lc, S.Fil.I., MA.Hum., atau yang kerap disapa Buya Arrazy- foto net
Dr. H. Arrazy Hasyim, Lc, S.Fil.I., MA.Hum., atau yang kerap disapa Buya Arrazy- foto net

WAWAINEWS - Sosok pendakwah dengan kajian ilmu tasawuf Dr. Arrazy Hasyim menjadi sorotan publik di media sosial lantaran kajian-kajiannya mengenai keislaman dengan kajian sufi mengupas soal makrifat dan akhir zaman.

Dr. H. Arrazy Hasyim,MA, atau yang kerap disapa Buya Arrazy merupakan mubaligh dan ulama Indonesia.

Buya Arrazy Hasyim yang akrab disapa Buya, dalam kajiannya banyak mengupas soal kewalian, dan kemunculan Imam Al Mahdi di akhir zaman dengan keilmuannya

Sosok Guru Arrazy Hasyim yang banyak dihujat dan dikatakan sesat oleh banyak orang oleh kajian yang dibukanya melalui berbagai chanel youtube ini ternyata dilahirkan di Kota Tangah, Payakumbuh Sumatra Barat pada tahun 1986, dari pasangan Nur Akmal bin M. Nur dan Asni binti Sahar.

Dia menempuh pendidikan SD sampai MTsN di Payakumbuh, lalu berpindah ke Bukittinggi untuk melanjutkan di MAN/MAKN 2 Bukittinggi (2002-2004).

Pada tahun 2004-2009, melanjutkan studi perguruan tingginya pada jurusan Aqidah dan Filsafat di UIN Syarif Hidayatullah. Dimana setahun sebelumnya ia menyelesaikan kajian hadisnya di Darus Sunnah.

Saat di Darus Sunnah Ustadz Razi mengkhatamkan 6 kitab Hadis (Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, al-Tirmidzi, al-Nasa’i, dan Ibn Majah) yang menjadi standar keilmuan ulama Muhadditsin di bawah bimbingan Syaikh KH Dr. Ali Mustofa Yaqub, MA. Imam Besar Masjid Istiqlal selama 2 periode.

Pada tahun 2006-2008 ia aktif belajar kepada Syaikh Prof Dr. M. Hasan Hitoo -penghafal kitab al-Muwatta’-, Dr Badi Sayyid al-Lahham -murid Syaikh Nuruddin Itr, dan Taufiq al-Buti anak dari Syaikh Muhammad Said Ramadan al-Buthi, mereka semua dari Suria.

Pada tahun 2009-2011 menyelesaikan Magister S2 di SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Baca Juga: INDRA MasterChef Indonesia Season 9, Akui 2 Jenis Masakan Ini Kelemahannya, Namun Tetap Berusaha yang Terbaik

Setelah itu, pada tahun 2012-2017, menyelesaikan Doktoral S3 nya di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pada tahun 2016 dan 2017, mendapatkan kesempatan untuk mengisi aktivitas dakwah dan seminar keislaman di KBRI Paris, KJRI Marseille, dan komunitas Muslim lainnya di Perancis.

Ia bertugas aktif sebagai dosen Pascasarjana Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Ustadz Razi juga dosen ilmu Kalam dan Filsafat Islam di Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012 sampai 2019.

Selain itu, juga aktif sebagai pengajar/pengampu kitab Aqidah Ahlus Sunnah dan hadits Sunan An-Nasa’I dan Ibnu Majah di Darussunnah.
Pada akhir 2018, ia mendirikan Ribath al-Nouraniyah di Tangerang Selatan, takhassus Ilmu Akidah Ahlus Sunnah dan Tasawuf.

Pendidikan Dr. Arrazy Hasyim dan Sanad Keilmuannya

Selain bimbingan Syaikh Dr. Ali Mustofa Yaqub, MA., Arrazy juga mendapatkan sanad Hadis dari salah satu penguji disertasi Doktoral Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, yaitu Syaikh al-Hadits Dr. Khoja Muhammad Sharif dari Haydarabad, India.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga