Scroll untuk baca artikel
AgamaRagam

“Jangan Sampai Menyesal! 3 Puasa Ini Bisa Hapus Dosa 2 Tahun Sekaligus”

×

“Jangan Sampai Menyesal! 3 Puasa Ini Bisa Hapus Dosa 2 Tahun Sekaligus”

Sebarkan artikel ini
Bacaan niat puasa Nisfu Syaban dan keutamaan melaksanakannya. (iStockphoto/Drazen Zigic)
ilustrasi puasa

WawaiNEWS.ID – Hari Raya Iduladha sudah di depan mata. Jika kalender tidak berubah haluan, umat Muslim akan merayakannya sekitar 27 Mei 2026. Biasanya, yang mulai ramai dibahas, harga kambing, ukuran sapi, dan siapa panitia kurban tahun ini. Padahal, ada satu “investasi akhirat” yang sering luput dari perhatian puasa sunah di bulan Dzulhijjah.

Ya, bukan cuma hewan yang disiapkan. Iman juga perlu “digemukkan”.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Berikut tiga puasa sunah yang bisa jadi menu pembuka menuju Iduladha tanpa perlu antre di pasar, tanpa takut kehabisan stok, dan yang pasti: pahalanya tidak kena inflasi.

1. Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah): Fondasi Awal, Jangan Cuma Niat

Puasa ini dilakukan sejak tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah. Ini adalah momen emas, bahkan bisa dibilang “prime time”-nya ibadah.

BACA JUGA :  Batasi Kalori Saat Puasa

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Artinya? Ini bukan waktu untuk rebahan spiritual.

Keutamaannya:

  • Amal dilipatgandakan
  • Momentum memperbaiki rutinitas ibadah
  • Start yang baik sebelum puncak ibadah Arafah

Niat:
Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta‘ala.

Kalau biasanya kita kuat puasa demi diet atau tren hidup sehat, masa untuk akhirat malah “skip”? Ironis, tapi sering terjadi.

2. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): Yang Sering Terlupakan, Padahal Istimewa

Puasa Tarwiyah mungkin kalah populer dibanding Arafah. Ibarat pemain cadangan, tapi sebenarnya punya kualitas starter.

Dalam beberapa riwayat disebutkan, puasa di hari ini memiliki keutamaan besar bahkan disamakan dengan puasa setahun penuh.

Keutamaannya:

  • Pahala besar meski jarang dikerjakan
  • Peluang “curi start” sebelum Arafah
  • Bukti kesungguhan, bukan sekadar ikut-ikutan
BACA JUGA :  Ramadhan 2026: Sekolah Tak Sekadar Puasa, Negara Turun Tangan Bentuk Karakter

Niat:
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta‘ala.

Kalau ibadah kita hanya yang “viral” saja, mungkin kita perlu evaluasi. Jangan sampai semangatnya lebih ke tren daripada ketakwaan.

3. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Bintang Utama yang Jangan Sampai Terlewat

Ini dia puasa yang paling dikenal dan paling sering jadi “last minute comeback” bagi yang sebelumnya belum mulai.

Puasa Arafah memiliki keutamaan luar biasa: menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (tentu dengan izin Allah).

Keutamaannya:

  • Penghapus dosa dua tahun
  • Momentum taubat besar-besaran
  • Puncak spiritual sebelum Iduladha

Niat:
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta‘ala.

Kalau hanya satu puasa yang bisa dikerjakan, ini jangan sampai lolos. Tapi kalau bisa semua, kenapa harus pilih satu?

BACA JUGA :  Anti Ngantuk Saat Puasa! Rahasia Kurma–Tempe Bikin Kuat Seharian, Aman untuk Diabetes?

Lebih dari Sekadar Menahan Lapar

Puasa tanpa perubahan perilaku itu seperti beli kambing kurban tapi lupa disembelih ada niat, tapi tidak selesai.

Lengkapi dengan:

  • Zikir (bukan cuma saat lagi butuh)
  • Salawat (bukan cuma saat ingat)
  • Sedekah (bukan nunggu sisa)
  • Tilawah Al-Qur’an (bukan dekorasi rak)

Iduladha bukan sekadar rutinitas tahunan dengan menu sate dan gulai. Ini adalah momentum pengorbanan bukan hanya hewan, tapi ego, malas, dan kebiasaan buruk.

Puasa Dzulhijjah adalah latihan kecil untuk pengorbanan yang lebih besar.

Kalau tahun ini masih sama seperti tahun lalu, mungkin bukan waktunya yang kurang tapi keseriusannya yang perlu ditambah.

Selamat menjemput Dzulhijjah. Semoga lapar kita bukan sekadar menahan makan, tapi juga membuka jalan menuju ketakwaan.***