Scroll untuk baca artikel
Lintas Daerah

Pecah Rekor! Misni Resmi Jadi Sekda Perempuan Pertama Kepri, Ini Profil Lengkap, Karier, hingga Fakta Kekayaannya

×

Pecah Rekor! Misni Resmi Jadi Sekda Perempuan Pertama Kepri, Ini Profil Lengkap, Karier, hingga Fakta Kekayaannya

Sebarkan artikel ini
Misni dilantik Sekdaprov Kepri

TANJUNGPINANG – Nama Misni kini resmi masuk dalam lembar penting sejarah birokrasi Provinsi Kepulauan Riau. Dilantik pada Senin (27/4/2026), ia menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri sebuah tonggak baru bagi kesetaraan dan profesionalisme ASN di tanah Melayu.

Di balik gaya kepemimpinan yang tenang dan bersahaja, Misni bukan sosok baru. Ia adalah “pemain lama” yang sudah lama teruji di berbagai posisi strategis pemerintahan daerah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dari Kesehatan Masyarakat ke Pucuk Birokrasi

Lahir pada 16 Mei 1973, Misni membangun fondasi akademiknya di bidang yang tak biasa untuk birokrat puncak:

BACA JUGA :  Antisipasi Longsor Puncak Musim Hujan, BBWSCC Pasang Bronjong di Vila Nusa Indah
  • S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Sumatera Utara
  • S2 Ilmu Pemerintahan di Universitas Padjadjaran

Perpaduan ini membentuk gaya kepemimpinannya, berbasis data, tapi tetap humanis.

Karier Misni bukan hasil instan. Ia menapaki tangga birokrasi dari bawah hingga puncak, dengan rekam jejak solid:

  • Kepala Barenlitbang Kepri – menyusun arah kebijakan strategis daerah
  • Asisten Administrasi Umum (Asisten III) – mengendalikan dapur birokrasi internal
  • Kepala DP3AP2KB – vokal dalam isu perempuan, anak, dan keluarga
  • Biro Administrasi Pemerintahan – memperdalam tata kelola wilayah
BACA JUGA :  Selebgram Medan Ratu Entok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ancaman Hukuman Diatas 5 Tahun

Ia juga sempat menjadi “otak perencanaan” pembangunan di era Gubernur Ansar Ahmad.

Jabatan Sekda yang cukup lama kosong sebelumnya diisi Plt oleh Luki Zaiman Prawira akhirnya terisi melalui proses seleksi terbuka (open bidding) yang ketat.

Misni berhasil unggul dalam seluruh tahapan, mulai dari administratif, manajerial, hingga wawancara akhir. Ini menegaskan bahwa penunjukannya bukan sekadar simbolik, melainkan berbasis kompetensi nyata.

Baru hitungan jam dilantik di Gedung Daerah, Misni langsung bergerak cepat. Fokus utamanya jelas:

  • Menyatukan arah kerja seluruh OPD
  • Sinkronisasi program dengan visi gubernur
  • Finalisasi RKPD 2027
  • Penguatan koordinasi lintas sektor
BACA JUGA :  440 Jemaah Haji Kloter 1 asal Jabar Sudah Kembali Melalui BIJB Kertajati Majalengka

“Intinya kami akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa peran Sekda adalah memastikan semua program berjalan selaras dengan RPJMD alias tidak ada lagi “jalan sendiri-sendiri” di tubuh birokrasi.

Hingga saat ini, data resmi terbaru mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas nama Misni belum dipublikasikan secara rinci dalam sumber terbuka yang dapat diverifikasi.

Namun sebagai pejabat eselon I, ia wajib melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi melalui sistem LHKPN. Publik dapat mengakses data tersebut secara berkala melalui situs resmi KPK ketika telah diperbarui.***