Scroll untuk baca artikel
LAMPUNG TIMUR

Nasib Wisma Haji Lampung Timur Memprihatinkan, Gedung Miliaran Rupiah Dibiarkan Rusak

×

Nasib Wisma Haji Lampung Timur Memprihatinkan, Gedung Miliaran Rupiah Dibiarkan Rusak

Sebarkan artikel ini
Kondisi Gedung Islamic Center Lampung Timur membuat memprihatinkan, membuat keluarga CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci khawatir, selain plafon jebol dimana-mana ada sarang tawon madu cukup besar, Jumat 2 Mei 2025 - foto Wahid Toba
Kondisi Gedung Islamic Center Lampung Timur membuat memprihatinkan, membuat keluarga CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci khawatir, selain plafon jebol dimana-mana ada sarang tawon madu cukup besar, Jumat 2 Mei 2025 - foto doc Wahid Toba

LAMPUNG TIMUR — Bangunan yang pernah menjadi kebanggaan Kabupaten Lampung Timur kini memprihatinkan. Wisma Haji di kompleks Islamic Center Sukadana terbengkalai dengan kerusakan di berbagai sudut, mulai dari kaca pecah, kanopi roboh, plafon ambruk, hingga kamar-kamar yang porak-poranda.

Pantauan di lokasi, Senin (26/10/2026), memperlihatkan sampah berserakan di dalam dan sekitar gedung. Material plafon yang ambruk masih teronggok di ruangan, sementara sejumlah tempat tidur dan lemari tersisa dalam kondisi usang serta rusak.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kondisi lantai dua tak kalah memprihatinkan. Area tersebut gelap gulita karena instalasi listrik dilaporkan rusak total. Fasilitas yang semestinya dapat menunjang pelayanan tamu dan kegiatan daerah itu kini tampak jauh dari kondisi layak digunakan.

BACA JUGA :  Kreatif, Pokdarwis Mataram Baru Kembangkan Destinasi Wisata Sawah

Padahal, Wisma Haji sebelumnya menjadi salah satu fasilitas penting di Lampung Timur. Selain untuk kebutuhan jamaah haji, gedung tersebut pernah digunakan sebagai tempat menginap kontingen, tamu daerah, serta mendukung berbagai kegiatan instansi pemerintah.

Aan, salah seorang pekerja, mengatakan kondisi gedung berubah dalam setahun terakhir. Menurut dia, sebelumnya Wisma Haji masih terawat, tetapi kondisinya memburuk setelah 14 pekerja tidak dimasukkan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.

BACA JUGA :  SDN 2 Negeri Jemanten Lampung Timur Terima Rp686 Juta, Enam Ruang Kelas Direhabilitasi

“Setahun lalu masih terawat dengan baik, tetapi semenjak 14 pekerja tidak dimasukkan ke P3K paruh waktu, kondisinya sekarang seperti ini,” ujar Aan.

Ketua Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Lampung Timur, Robenson, yang turut meninjau lokasi, menyayangkan kondisi bangunan tersebut. Ia menggambarkan Wisma Haji seperti rumah tak berpenghuni yang dibiarkan tanpa perawatan.

“Kondisinya seperti rumah hantu. Tidak terawat, berantakan dan sangat memprihatinkan. Bangunan miliaran kondisinya seperti ini,” kata Robenson.

BARA JP menyatakan akan menelusuri anggaran perawatan dan pemeliharaan Wisma Haji. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui apakah anggaran masih dialokasikan pemerintah, serta bagaimana penggunaannya.

BACA JUGA :  Abu Anak Krakatau Mengintai, Lampung Timur Bergerak: Warga Diminta Siaga, Jangan Jadi “Distributor Hoaks”

“Kita akan telusuri adakah anggaran dari pemerintah untuk perawatan dan pemeliharaannya, ke mana dan digunakan untuk apa?” tambah Robenson.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Wisma Haji berada berdampingan dengan sejumlah fasilitas publik, antara lain Mal Pelayanan Publik, Masjid Agung Islamic Center, gedung olahraga, dan Sekolah Rakyat yang baru dibangun.

Hingga kini, penyebab kerusakan dan terbengkalainya Wisma Haji, termasuk status anggaran pemeliharaannya, masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui keterangan pemerintah daerah dan instansi terkait.***