Rapat Soal Revitalisasi Pasar Kranji antara Komisi I dan Disperindag, Tanpa Kesimpulan

DPRD Kota Bekasi
Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi dihujani interupsi terkait usulan pengunduran diri anggota Fraksi PAN dari AKD, Senin (11/6/2022).

WAWAINEWS - Rapat Komisi I DPRD Kota Bekasi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi membahas soal Revitalisasi Pasar Kranji, Bekasi Barat selesai tanpa kesimpulan, Senin (5/12/2022).

Rapat antara Komisi I DPRD Kota Bekasi dengan Disperindag berakhir tanpa kesimpulan apapun. Sehingga pimpinan rapat meminta untuk dijadwal ulang dengan mengundang semua pihak terkait.

BACA JUGA: Setubuhi Gadis Dibawah Umur, PHL Pasar Kranji Dilaporkan ke Polisi

"Rapat kedua segera dijadwalkan lagi, hari ini sifatnya hanya mendengarkan penjelasan dari pemerintah terkait proses revitalisasi Pasar Kranji, "kata Faisal Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi.

Namun demikian Faisal menegaskan padamu rapat kedua nanti akan ada kesimpulan terkait revitalisasi Pasar Kranji yang telah tiga tahun tanpa kesimpulan alias jalan ditempat.

Menurutnya dalam rapat yang baru dilaksanakan pihak Dinas sepertinya tidak siap. Hal lain pihak kedua tidak diundang dalam rapat revitalisasi Pasar Kranji.

BACA JUGA: Pedagang Pasar di Bekasi Anstusias Berharap Dapat Dana Hibah Rp2,4 juta

"Ternyata ada pihak terkait yang harus diundang, ternyata mereka arah pandang dirapat beda, DPRD maunya begini, pihak Dinas bebeda. Jadi anggap saja pertemuan tadi sifatnya briefing, nanti dicari lagi waktu rapat," tegasnya.

Dia menegaskan dalam rapat kedua harus ada kesimpulan terkait revitalisasi Pasar Kranji. Sehingga pedagang bisa nyaman dengan mendapatkan kepastian terkait pembangunan gedung baru Pasar Kranji.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga