Scroll untuk baca artikel
AGAMALAMPUNGPENDIDIKAN

Sosialisasi Moderenisasi Beragama Bagi Guru dan Staf Madrasah di Tulangbawang

×

Sosialisasi Moderenisasi Beragama Bagi Guru dan Staf Madrasah di Tulangbawang

Sebarkan artikel ini

WAWAINEWS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulangbawang menggelar sosialisasi moderasi beragama bagi guru agama, dan staf Madrasah Ibtidaiyah.

Hal itu erupakan salah satu cara meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dewan guru beserta staf Madrasah Ibtida iyah Negri (MIN) 2 di wilayah Tulangbawang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

BACA JUGA: 120 Ribu Honorer Guru Agama Diusahakan Masuk Program PPPK

BACA JUGA :  Ini Target Produksi Padi dan Luas Lahan Sawah Tahun 2025 di Lampung

Sosialisasi Moderenisasi Beragama, dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Tulangbawang Sanusi di aul Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tulang Bawang, Lampung.

Kepala kemenag didampingi Kasie Pendamping Madrasah (kasie Penmad) Ketua Pokjawas (Klompok Kerja Pengawas) Madrasah.

Hadirjuga dan sebagai pengisi materi pada kegiatan tersebut Kabag Tu (Kepala Bagian Tata Usaha) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Marwansyah dan Kabid Penmad (Kepala Bidang Pendamping Madrasah) dan Ketua team Guru Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Kamis 16/03/2023.

BACA JUGA :  Syekh Ali Jaber Ditusuk OTK saat Isi Ceramah di Lampung

BACA JUGA: Kekurangan Tukin Guru dan PAI dalam Proses Pencairan, Ini Jumlahnya!

Selain itu hadir juga Kabag Tu, Kasie Penmad, Ketua Pokjawas, Pengawas, Kepala Sekolah MIN1 Tulang Bawang, Kepala MIN2, Kepala MTsN Tu-Ba Seluruh Dewan guru dan Staf dari ketiga Madrasah Negeri Tersebut. Dalam sambutannya Kabag Tu Hi Marwansyah menyampaikan,

BACA JUGA :  Sebelum Warisan Dibagi, Selesaikan Dulu Empat Amanah Ini

“Moderasi beragama itu sendiri mengisyaratkan tentang cara pandang perilaku beragama yang moderat, toleran, menghargai perbedaan dan selalu mengejawantahkan kemaslahatan bersama. Sebagai umat beragama, kita harus mampu memaknai esensi ajaran agama itu sendiri, salah satunya dengan menghargai kemanusiaan” paparnya. (*)