LINGGA – Empat pembalap Kabupaten Lingga bersiap menggeber lintasan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Meski harus menempuh jalur mandiri tanpa pembiayaan KONI Kabupaten Lingga, mereka tetap memasang target tinggi: membawa pulang medali emas.
Keempat pembalap tersebut adalah Fakhri Sandrego, Naseem, Doni Kurniawan, dan Pandawa Ozora. Mereka dipersiapkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Lingga untuk turun di empat nomor pertandingan.
Ketua IMI Kabupaten Lingga, Safaruddin, mengatakan persiapan atlet terus dimatangkan, mulai dari kemampuan teknik, kebugaran fisik, hingga mental bertanding. Langkah itu dilakukan agar para pembalap mampu bersaing dengan kontingen daerah lain.
Empat nomor yang akan diikuti Lingga yakni Standar 150 cc Perorangan, Modifikasi 150 cc Perorangan, Standar 150 cc Beregu, dan Modifikasi 150 cc Beregu.
Ketua Kontingen Cabor Balap Motor Lingga, Budiyansyah, menyebut target tahun ini lebih tinggi dibandingkan Porprov 2022. Saat itu, Lingga finis di posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu.
“2022 kita peringkat tiga dapat perunggu, insyaallah tahun ini kita targetkan dapat emas,” kata Budiyansyah dikutip Wawai News Minggu (1/11/2026).
Saat ini, latihan rutin dipusatkan di sirkuit nonpermanen Dompak, Tanjungpinang. Para atlet memanfaatkan lintasan tersebut untuk mengasah teknik, meningkatkan daya tahan fisik, sekaligus memastikan kesiapan kendaraan sebelum perlombaan.
Namun, ada tantangan di luar lintasan. Kontingen balap motor Lingga memilih membiayai persiapan dan kebutuhan keikutsertaan secara mandiri, tanpa dukungan pembiayaan dari KONI Kabupaten Lingga. Dengan kata lain, selain harus menaklukkan lawan di arena, mereka juga harus mengatasi keterbatasan biaya.
Meski demikian, Budiyansyah tetap optimistis target emas bisa diwujudkan. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu kelancaran kontingen, terutama agar perjuangan atlet tidak hanya bertumpu pada semangat dan kemampuan mereka sendiri.
Porprov Kepri 2026 untuk cabang olahraga balap motor dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2026. Empat pembalap Lingga kini bersiap membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menyerah sebelum bendera start dikibarkan.***












