Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

CFD Bekasi Makin Padat, Tri Adhianto Lepas Fun Run dan Gowes Muhammadiyah

×

CFD Bekasi Makin Padat, Tri Adhianto Lepas Fun Run dan Gowes Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sapa warga di momen CFD sekaligus melepas Sepeda Santai PD Muhammadiyah dan Fun Run Lamahu, Minggu (10/5) - foto doc

KOTA BEKASI — Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bekasi kali ini bukan sekadar ajang bakar kalori dan cari keringat. Ribuan warga memadati ruas jalan utama kota untuk olahraga, kumpul keluarga, hingga sekadar membuktikan bahwa bangun pagi di hari libur ternyata masih mungkin dilakukan.

Di tengah ramainya warga yang jogging, gowes, senam massal hingga berburu jajanan pagi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir langsung menyapa masyarakat sekaligus melepas dua agenda besar Sepeda Santai PD Muhammadiyah dan Fun Run Lamahu yang diikuti ratusan peserta.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Suasana CFD pun berubah layaknya festival akhir pekan. Dari anak-anak, komunitas olahraga, hingga emak-emak dengan langkah cepat ala “power walking mengejar diskon”, semua tumpah ruah menikmati ruang publik yang perlahan mulai hidup kembali.

BACA JUGA :  Pedagang Pasar Induk Cibitung Keluhkan Harga Lapak Kios

“Hari ini terlihat suasana CFD sangat ramai, ada yang senam, jogging hingga bersepeda. Mereka menikmati CFD ini bersama keluarga,” ujar Tri Adhianto.

Bagi Pemerintah Kota Bekasi, ramainya CFD bukan sekadar soal kerumunan mingguan. Event-event komunitas yang rutin digelar disebut menjadi bagian dari strategi membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat citra Kota Bekasi sebagai kota yang makin nyaman ditinggali.

Tak hanya bicara olahraga, Tri juga sempat “menyelipkan promosi investasi” di tengah semangat warga yang sedang lari pagi. Menurutnya, tingginya aktivitas masyarakat dan hidupnya ruang publik menjadi indikator bahwa Kota Bekasi terus berkembang dan diminati.

BACA JUGA :  Mahasiswa Gruduk SMAN 2, PPDB Online Jalur Zonasi Minta Dibatalkan

“Jika ada yang ingin investasi di Kota Bekasi bagi pengusaha, kita akan jamin mengenai kepastian hukum dan kemudahan perizinannya,” tambahnya.

Pernyataan itu seolah menjadi pesan bahwa di Bekasi, habis lari pagi bisa langsung bicara peluang bisnis. Keringat jalan, investasi pun ikut dipanaskan.

Sementara itu, Fun Run Lamahu yang digelar warga asal Gorontalo turut menjadi simbol keberagaman masyarakat urban di Kota Bekasi. Di tengah padatnya kota penyangga ibu kota, berbagai komunitas etnis justru tumbuh dan berbaur dalam ruang publik yang sama.

Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe juga menegaskan bahwa semangat toleransi dan kebersamaan menjadi modal penting membangun wajah Bekasi sebagai kota modern yang inklusif.

Untuk mendukung ambisi tersebut, Pemkot Bekasi kini terus menambah fasilitas olahraga publik. Sejumlah venue baru tengah disiapkan, mulai dari arena sepatu roda, skatepark bawah jembatan, lapangan voli pantai, badminton hingga futsal.

BACA JUGA :  SP 2 dari Kelurahan Bekasijaya Dikecam, Aktivis Minta Dialog Bukan Ancaman

Bahkan, pemerintah juga merancang pembangunan kolam renang bertaraf internasional untuk mendukung pembinaan atlet pelajar. Sebuah langkah yang diharapkan tak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membuat generasi muda lebih akrab dengan olahraga dibanding rebahan marathon di akhir pekan.

CFD Bekasi sendiri kini perlahan berubah bukan hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga etalase gaya hidup kota. Tempat di mana warga bisa berolahraga, komunitas bisa tampil, pemerintah bisa menyapa masyarakat, dan tentu saja tempat paling aman untuk pamer sepeda mahal sambil berhenti tiap 200 meter buat foto.***