Scroll untuk baca artikel
InfrastrukturLAMPUNGLAMPUNG TIMUR

10 Tahun Janji, Drainase Tak Kunjung Beres! Pemuda Sukadana Ilir Turun Tangan, Pemerintah Kapan?

×

10 Tahun Janji, Drainase Tak Kunjung Beres! Pemuda Sukadana Ilir Turun Tangan, Pemerintah Kapan?

Sebarkan artikel ini
Bosen menunggu realisasi janji, pemuda Dusun 3, RT 11, Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur menggelar Goro membuat drainase, Minggu (23/8) - foto Jali

LAMPUNG TIMUR — Kalau pemerintah belum sempat membangun, warga rupanya sudah lebih dulu turun tangan. Sejumlah pemuda Dusun 3 RT 11, Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, menggelar gotong royong memperbaiki saluran drainase dan membersihkan lingkungan yang selama ini menjadi persoalan warga.

Dengan peralatan seadanya, para pemuda menggali, membersihkan, dan membenahi saluran pengairan di sekitar jalan lingkungan. Kegiatan dilakukan secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kampung sekaligus upaya mengurangi genangan saat hujan turun.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Untuk diketahui, kondisi jalan lingkungan dan drainase di Dusun 3 disebut telah menjadi persoalan selama bertahun-tahun.

BACA JUGA :  Wujudkan Tatakelola, Tiga Instansi di Lampung Tantangan Nota Kesepahaman

Ketika hujan deras turun, air sulit mengalir karena saluran drainase belum memadai. Akibatnya, genangan muncul di sejumlah titik dan bercampur lumpur hingga mengganggu akses warga.

Ironisnya, ketika air datang setiap musim hujan, warga seolah sudah memiliki “agenda tahunan”: membersihkan saluran dan berjibaku mengatasi genangan.

Bedanya, agenda tersebut tidak pernah masuk kalender pembangunan.

Salah seorang pemuda setempat, Fendy Syaputra, mengatakan masyarakat sebenarnya telah lama menyampaikan harapan agar persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah.

Menurutnya, usulan pembangunan talut, perbaikan drainase hingga pengaspalan jalan telah berulang kali disampaikan.

BACA JUGA :  Pilkada Lampung Barat 2024, Kotak Kosong Nomor Urut 1 vs Parosil-Hasnurin 2

Namun, menurut Fendy, pembangunan yang diharapkan belum juga terealisasi.

“Harapannya bisa dibuat talut dan diaspal oleh Pemda Lampung Timur. Sudah sekitar 10 tahun janji pemerintah Desa, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujar Fendy, Minggu (23/8).

Janji pembangunan selama sekitar satu dekade menjadi bagian paling serius dari persoalan tersebut. Pasalnya infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase bukan sekadar soal kenyamanan.

Jalan merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas, sementara drainase berfungsi mengendalikan aliran air dan mengurangi risiko genangan.

BACA JUGA :  Identitas Mayat Anonim di Irigasi Lampung Timur Terungkap, Ternyata Pedagang Sayur

Warga tidak meminta jalan tol.

Tidak pula meminta boulevard dengan lampu warna-warni.

Yang diminta sederhana yakni jalan yang layak dan saluran air yang mampu membawa air pergi ketika hujan.

Warga Minta Bupati Ela Siti Nuryamah Turun Melihat Kondisi

Fendy berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur tidak hanya menerima laporan dari atas meja, tetapi melihat langsung kondisi masyarakat di Dusun 3 RT 11 Desa Sukadana Ilir.

Ia secara khusus berharap Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dapat mengetahui kondisi yang dialami warga dan mendorong adanya solusi konkret.