LAMPUNG TIMUR – Sebanyak 32 anggota Pramuka terbaik Kabupaten Lampung Timur resmi diberangkatkan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Bukan sekadar berkemah dan berkumpul dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, keberangkatan kontingen Lampung Timur membawa misi lebih besar, mengasah mental, memperluas persaudaraan, sekaligus mengukir prestasi dan menjaga nama baik daerah di tingkat nasional.
Kontingen dilepas Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Timur di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Selasa (11/8/2026).
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur HM. Muslih mengungkapkan, kontingen terdiri dari 16 putra dan 16 putri yang merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan.
Mereka didampingi dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, tenaga kesehatan dan tim pendukung.
Yang menarik, persiapan tidak dilakukan secara instan. Para peserta telah menjalani tiga kali training center untuk mematangkan kemampuan sebelum menghadapi ajang Pramuka tingkat nasional tersebut.
“Anak-anak yang berangkat ini merupakan peserta terbaik dari kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Semua sudah dibekali berbagai kemampuan dan dipersiapkan secara maksimal,” ujar Muslih.
Tak hanya kemampuan kepramukaan yang digenjot. Isu narkoba juga menjadi perhatian serius.
Kwarcab Pramuka Lampung Timur menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur untuk memberikan pembekalan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Para peserta bahkan mendapatkan pin sebagai simbol komitmen menjadi generasi muda yang menjauhi narkoba sekaligus ikut menjadi kader antinarkoba di daerah.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menegaskan, Jamnas XII harus dipandang sebagai ruang pembentukan karakter, bukan sekadar agenda perkemahan.
Menurutnya, peserta akan bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk belajar, membangun jejaring persahabatan dan memperkaya pengalaman.
“Jambore Nasional Ke-XII adalah pertemuan Pramuka se-Indonesia dalam sebuah kegiatan perkemahan yang besar. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan Pramuka dan pengembangan diri peserta, baik dalam bidang mental, fisik, intelektual, spiritual maupun sosial,” kata Azwar Hadi.
Ia meminta seluruh peserta menjaga perilaku selama berada di Cibubur. Sebab, setiap tindakan peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mencerminkan wajah Kabupaten Lampung Timur.
Pesannya tegas, berangkat membawa nama Lampung Timur, pulang membawa pengalaman dan kebanggaan.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadikan Jambore Nasional sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan, membangun persahabatan dan memperluas wawasan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah,” pesannya.
Azwar Hadi juga mengingatkan seluruh jajaran Gerakan Pramuka agar tidak berhenti pada seremoni. Kemajuan Pramuka di Lampung Timur, kata dia, membutuhkan kerja bersama dan komitmen berkelanjutan.
“Kita semua mempunyai tanggung jawab terhadap maju dan berkembangnya Gerakan Pramuka di Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.
Setelah pelepasan di tingkat kabupaten, kontingen Lampung Timur dijadwalkan menuju Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Lampung di Bandar Lampung untuk mengikuti pelepasan tingkat provinsi.
Selanjutnya, mereka bertolak menuju Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Kini 32 anak muda Lampung Timur membawa satu tantangan, bukan hanya tampil di Jamnas XII, tetapi menunjukkan bahwa Pramuka daerah mampu bersaing, berkarakter, bebas narkoba, dan membawa nama Lampung Timur dengan kepala tegak di panggung nasional. (ADV)













