Scroll untuk baca artikel
Lampung

Polisi Turun ke Pasar, Bukan Razia Tapi Bagi Takjil: Sat Samapta Lampung Timur Tebar Berkah di Sumbersari

×

Polisi Turun ke Pasar, Bukan Razia Tapi Bagi Takjil: Sat Samapta Lampung Timur Tebar Berkah di Sumbersari

Sebarkan artikel ini
Satuan Samapta Polres Lampung Timur melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada warga yang berada di Pasar Sumbersari, Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa, Selasa (3/3) - foto doc ist

LAMPUNG TIMUR — Suasana Pasar Sumbersari, Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, mendadak berbeda jelang azan Magrib. Jika biasanya kehadiran polisi identik dengan penertiban atau razia, kali ini yang dibagikan bukan surat tilang melainkan takjil berbuka puasa.

Satuan Samapta Polres Lampung Timur turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan sosial pembagian takjil selama bulan suci Ramadan. Aksi simpatik ini dipimpin Kasat Samapta AKP Suyatno bersama jajaran personel pada sore hari menjelang waktu berbuka.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dengan pendekatan humanis, para anggota menyapa pedagang, pengunjung pasar, hingga pengguna jalan yang melintas. Paket takjil dibagikan satu per satu sebuah gestur sederhana, namun sarat makna di tengah aktivitas pasar yang tetap riuh menjelang magrib.

AKP Suyatno menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Ramadan.

“Selain berbagi, kami juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.

BACA JUGA :  Atlet Lampung Siap Berlaga pada 23 Cabor di PON XX Papua

Pesannya jelas: berbuka boleh manis, tapi berkendara tetap harus disiplin.

Kehadiran polisi di ruang publik dalam momentum Ramadan menjadi simbol pendekatan yang lebih cair. Tidak melulu soal penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga.

Respons masyarakat pun positif. Sejumlah pedagang mengaku senang dan merasa diperhatikan. Di tengah tekanan ekonomi dan padatnya aktivitas pasar, pembagian takjil menjadi bentuk empati yang terasa langsung.

Di balik kantong plastik berisi makanan ringan itu, terselip pesan bahwa aparat tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga saat berbagi kebahagiaan.

BACA JUGA :  Begini Skema Penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni, Mulai 1 Desember 2021

Bulan Ramadan kerap menjadi ruang refleksi, termasuk bagi institusi penegak hukum. Melalui kegiatan ini, Sat Samapta Polres Lampung Timur menunjukkan wajah kepolisian yang lebih presisi dan humanis hadir bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga bagian dari komunitas itu sendiri.

Karena pada akhirnya, keamanan yang kuat lahir dari hubungan yang hangat. Dan di Pasar Sumbersari sore itu, ketertiban dijaga, silaturahmi diperkuat, dan takjil menjadi jembatan kebersamaan.***