LAMPUNG TIMUR — Bupati Ela Siti Nuryamah resmi dikukuhkan sebagai warga kehormatan Kodim 0429 Lampung Timur dalam upacara yang digelar di Lapangan Makodim 0429, Jumat (17/4/2026).
Di balik seremoni militer tersebut, terselip pesan yang lebih luas: penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas sekaligus mengawal pembangunan.
Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 0429/Lampung Timur Danang Setiaji, dengan melibatkan personel TNI, Polri, serta Satpol PP sebagai pasukan upacara. Nuansa formal militer berpadu dengan pesan politik kolaboratif yang kerap menjadi fondasi hubungan sipil dan aparat keamanan di daerah.
Danang menegaskan, pengangkatan kepala daerah sebagai warga kehormatan bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk penguatan hubungan kelembagaan.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi penghargaan sekaligus ikatan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran bupati sebagai bagian dari “keluarga besar” Kodim diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam menjaga keamanan dan mendukung program pembangunan.
“Dengan penyematan ini, Ibu Bupati resmi menjadi bagian dari kami,” kata Danang.
Di sisi internal, momentum ini juga diarahkan sebagai pengingat bagi prajurit untuk tetap menjaga profesionalisme sebagai “tentara rakyat” yang dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Ela Siti Nuryamah menyambut pengukuhan tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab moral.
“Ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah untuk terus menjaga sinergi antara Pemda dan Kodim,” ujarnya.
Ela menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk peran TNI.
“Sinergi menjadi kunci stabilitas dan keberhasilan pembangunan,” katanya.
Ia juga menilai nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, dan pengabdian yang melekat pada TNI menjadi referensi penting dalam tata kelola pemerintahan.
Momentum pengukuhan ini bertepatan dengan menjelang hari jadi ke-27 Kabupaten Lampung Timur, yang akan diperingati pada 20 April. Ela mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan gotong royong.
“Mari kita jaga kebersamaan untuk membangun Lampung Timur yang lebih baik,” pungkasnya.***













