Scroll untuk baca artikel
AdvertorialKesehatanZona Bekasi

2.500 Perempuan Bekasi Ikuti Skrining CKG, dan HPV DNA Gratis di GOR Patriot

×

2.500 Perempuan Bekasi Ikuti Skrining CKG, dan HPV DNA Gratis di GOR Patriot

Sebarkan artikel ini
TP PKK Kota Bekasi bersama Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan komunitas Selangkah (Semangat Lawan Kanker) by Rumah Sakit Siloam menggelar skrining kesehatan gratis berupa USG payudara, CKG, dan HPV DNA bagi 2.500 perempuan di Kota Bekasi di GOR Patriot Chandrabhaga, Senin (4/5) - foto doc

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggeber langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan melalui program skrining gratis berskala besar. Sebanyak 2.500 perempuan mengikuti pemeriksaan USG payudara, CKG, dan HPV DNA dalam kegiatan yang digelar di GOR Patriot Chandrabhaga, 4–9 Mei 2026.

Program ini merupakan kolaborasi antara TP PKK Kota Bekasi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dan komunitas Selangkah (Semangat Lawan Kanker) by Rumah Sakit Siloam, dalam rangka memperingati Bulan Kartini 2026 dengan tema “Perempuan Sehat, Perempuan Berdaya.”

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kegiatan ini tidak sekadar simbol peringatan Hari Kartini, tetapi diarahkan sebagai intervensi nyata kesehatan preventif, khususnya dalam mendeteksi dini kanker payudara dan kanker serviks yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan.

BACA JUGA :  Uang komisi Informan Diduga Jadi Bancakan Petinggi PLN UP3 Bekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa akses layanan kesehatan seperti ini harus terus diperluas dan tidak boleh berhenti pada kegiatan insidental.

“Pemerintah akan terus mendorong layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Deteksi dini adalah kunci agar risiko penyakit bisa ditekan sejak awal,” tegas Tri.

Tri juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan komunitas dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan.

“Ke depan, kami akan mengajak lebih banyak rumah sakit swasta untuk berkolaborasi, agar layanan kesehatan preventif seperti ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bekasi dalam membangun sistem kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif dan promotif.

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik kesadaran perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kami ingin perempuan Bekasi semakin sadar bahwa menjaga kesehatan adalah investasi utama. Dengan deteksi dini, perempuan bisa tetap sehat, kuat, dan berperan aktif dalam keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Jenis pemeriksaan yang diberikan:

  • USG Payudara untuk deteksi dini kanker payudara
  • HPV DNA untuk skrining kanker serviks
  • CKG sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan umum

Layanan ini menjadi langkah strategis untuk:

  • Menekan angka keterlambatan diagnosis
  • Meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan
  • Mengurangi risiko penyakit kronis

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan tidak bisa ditunda, terutama bagi perempuan sebagai pilar keluarga.

Momentum Kartini dimaknai tidak hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai gerakan nyata meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui akses kesehatan yang lebih luas dan merata.

Bekasi kirim pesan tegas, perempuan sehat adalah fondasi keluarga kuat dan kota yang maju.***