Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Saat Rumah Warga Hangus Terbakar, PDIP Medan Satria Pilih Turun ke Lapangan: Bang Roy Sindir Politikus “Datang Saat Pemilu Saja”

×

Saat Rumah Warga Hangus Terbakar, PDIP Medan Satria Pilih Turun ke Lapangan: Bang Roy Sindir Politikus “Datang Saat Pemilu Saja”

Sebarkan artikel ini
Foto: Rosadi atau yang akrab disapa Bang Roy, turun langsung menemui warga korban kebakaran di RT 03 RW 07, Kelurahan Medan Satria, Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Ketua PAC Medan Satria, Rosadi atau yang akrab disapa Bang Roy, turun langsung menemui warga korban kebakaran di RT 03 RW 07, Kelurahan Medan Satria, Kota Bekasi.

Di tengah aroma abu dan puing rumah yang belum sepenuhnya dingin, kehadiran kader partai berlambang banteng itu menjadi sorotan. Bukan sekadar membawa bantuan sosial, tetapi juga menyampaikan pesan politik yang cukup jelas, jangan hanya pandai berbicara soal rakyat di atas panggung, lalu menghilang saat masyarakat benar-benar membutuhkan bantuan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Bang Roy hadir menemui warga terdampak, mendengarkan langsung keluhan mereka, sekaligus menyerahkan bantuan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut. Pertemuan berlangsung sederhana tanpa panggung mewah maupun seremoni berlebihan. Namun justru dari kesederhanaan itu, kegiatan tersebut terasa lebih bermakna dibanding sekadar aksi seremonial.

BACA JUGA :  Inilah Daftar Paslon Didukung PDIP di Lampung Unggul Versi Hitung Cepat Pilkada 2024

“Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, tetapi yang paling penting adalah kehadiran dan kepedulian. Saat masyarakat tertimpa musibah, kami tidak ingin hanya muncul di baliho atau media sosial,” kata Bang Roy di lokasi.

Pernyataan itu dinilai sebagai sindiran halus terhadap tradisi politik musiman yang kerap muncul menjelang pemilu. Di saat sebagian elite sibuk menghitung elektabilitas dan membangun pencitraan, warga di tingkat bawah justru membutuhkan sosok yang benar-benar hadir, bukan sekadar janji di atas spanduk.

BACA JUGA :  Busa Kali Bekasi Kembali Muncul, DLH dan KP2C Telusuri Jejak Pencemar

Kehadiran PAC PDIP Medan Satria dalam musibah kebakaran tersebut juga dipandang sebagai upaya memperkuat citra partai wong cilik yang selama ini melekat pada PDIP. Di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap sebagian elite politik, langkah turun langsung ke lokasi bencana dianggap lebih membumi dan mudah diterima masyarakat.

Musibah kebakaran bukan hanya meninggalkan kerugian materiil, tetapi juga trauma bagi warga yang kehilangan harta benda dalam waktu singkat. Karena itu, solidaritas sosial dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar narasi simpatik di media.

Bang Roy menegaskan bahwa semangat gotong royong tidak boleh berhenti sebagai slogan politik semata. Menurutnya, kebersamaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi sulit.

BACA JUGA :  Pj Wali Kota Bekasi Diminta Lakukan Rotasi Jabatan Esselon II hingga IV

“Partai harus hadir saat rakyat menangis, bukan hanya saat membutuhkan suara rakyat,” tegasnya.

Kegiatan sosial tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang politik lokal mulai bergeser. Publik kini tidak lagi mudah terpukau oleh pidato panjang maupun jargon populis. Warga lebih melihat siapa yang benar-benar hadir ketika musibah datang.

Di tengah dinamika politik yang semakin pragmatis, langkah sederhana seperti mendatangi korban kebakaran menjadi pengingat bahwa politik sejatinya bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga tentang keberpihakan dan kemanusiaan. ***